Kesehatan

Alatnya Tidak Biasa, Pijat Ekstrem yang Satu Ini Pakai Golok dan Api, Kamu Berani Coba?

×

Alatnya Tidak Biasa, Pijat Ekstrem yang Satu Ini Pakai Golok dan Api, Kamu Berani Coba?

Sebarkan artikel ini
Pijat Golok Api
Ardian Cangianto saat melakukan pijat dengan api kepada pasiennya, Sabtu, 21 Oktober 2023. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kegiatan pijat-memijat memang tak asing lagi, apalagi kini banyak sekali tempat pijat bermunculan karena banyak peminatnya. Terlebih, sensasi pijatan di tubuh dapat menghilangkan rasa pegal dan penat. Namun, bagaimana jika pijat alih-alih menggunakan tangan malah pakai golok, pisau, dan api?

Di Kota Semarang, ada satu praktik pijat yang tampak ekstrem. Lokasinya di Jalan Gang Tengah, Nomor 40, Pecinan, Kota Semarang. Dengan golok, pisau, dan api, Ardian Cangianto melayani pijat ekstrem menggunakan alat yang tidak biasa.

Ardian, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa pijat dengan perantara golok, pisau, dan api umumnya ditemukan di Taiwan. Bahkan, hal itu dianggap sebagai salah satu pengobatan yang ampuh meredakan beberapa keluhan.

“Dulunya berawal dari kepercayaan masyarakat Taiwan bahwa orang sakit ada roh gaib yang mengganggu. Akhirnya roh gaibnya itu dibacoklah pakai golok atau pisau. Seiring perkembangan modern teknik pijit itu ternyata bisa melemaskan otot dan mengendurkan syaraf,” katanya saat beritajateng.tv temui, Sabtu, 21 Oktober 2023.

BACA JUGA: Tak Berani Jamin Kesembuhan Pasien, Begini Kisah Ardian Si Ahli Pemijatan Pakai Golok dan Api di Kota Semarang

Metode pijat golok dan api

Ardian menjelaskan, pengobatan khas Taiwan ini memang terdiri dari beberapa metode. Yakni, menggunakan golok dan pisau, serta menggunakan jalaran api.

Sementara untuk prosesnya, Ardian biasanya akan mengasah golok atau pisau hingga tajam. Golok tersebut lalu ia ayunkan dengan tempo cepat dan pelan ke bagian tubuh tertentu.

Sedangkan untuk pengobatan menggunakan api, Ardian akan menutup sebagian badan pasien dengan handuk basah. Sehingga, api tidak mengenai bagian tubuh pasien secara langsung.

Sebelum melakukan prosesi terapi, Ardian tak lupa merapalkan doa-doa tertentu.

“Pengobatan dengan golok, pisau, atau api ini kenapa harus ada unsur doa, karena untuk membangun koneksi antara pelaku pijat dengan Tuhan Yang Maha Esa, karena kami percaya yang bisa menyembuhkan itu ya Tuhan,” imbuhnya.

BACA JUGA: Mengulik Terapi Reiki, Relaksasi Tertinggi yang Mampu Bangkitkan Spirit