SEMARANG, beritajateng.tv – Sempat terlapor mengecil hingga nyaris padam, Api Abadi Mrapen di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini kembali menyala.
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah memastikan api abadi tersebut tidak benar-benar mati, melainkan sempat terhambat akibat gangguan aliran gas.
Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Agus Sugiharto, menjelaskan pemicu kondisi tersebut ialah faktor alamiah. Terutama tingginya curah hujan yang menyebabkan sedimentasi dan penyumbatan pada rongga serta saluran gas.
BACA JUGA: Api Abadi Mrapen Padam, Dinas ESDM Jateng: Tak Ada yang Abadi, Gas Bukan Energi Terbarukan
“Mrapen itu laporannya mengecil, mati sih enggak. Itu karena rongga-rongga dan karena banyaknya hujan, ada pelarutan sehingga aliran-aliran gasnya tersumbat,” ujar Agus saat beritajateng.tv jumpai di Kota Semarang, Senin, 9 Februari 2026.
Menurutnya, selain faktor hujan, tidak optimalnya perawatan sumur gas bantu juga berpengaruh. Sumur gas yang sebelumnya dibangun untuk membantu keluarnya gas tidak diaktifkan dalam jangka waktu lama.
“Sumur gas yang sudah kami bangun sebelumnya itu tidak ada maintenance. Harusnya kan sumur itu dibersihkan, diambil airnya supaya bersih. Karena tidak diaktivasi, sedimennya menumpuk dan menyumbat saluran-saluran gas,” jelas Agus.
ESDM Lakukan Flushing, Api Abadi Mrapen Kembali Menyala Sejak 6 Februari
Untuk mengatasi kondisi tersebut, ESDM Jawa Tengah melakukan pembersihan pada sumur gas dan saluran gas yang tersumbat. Proses pembersihan yakni dengan metode flushing atau penyemprotan air untuk menghilangkan endapan sedimen.
“Itu sudah dibersihkan, sudah dilakukan flushing, disemprot pakai air. Gasnya sudah muncul lagi,” kata Agus.
Ia memastikan, berdasarkan laporan lapangan dan dokumentasi video yang pihaknya terima, api abadi Mrapen kembali menyala stabil sejak Jumat, 6 Februari 2026 malam.
BACA JUGA: Nyalanya dari Api Abadi Mrapen, Obor Porprov Jateng XVI 2023 Arakan Bersama Perwakilan Atlet
“Perkembangan terakhir tanggal 8 Februari, sudah nyala bersih lagi. Bahkan setelah dibersihkan itu nyalanya tambah besar,” ujarnya.





