SEMARANG, beritajateng.tv – Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jawa Tengah, Agil Tri Nugroho.
Ketua Pengprov TI Jawa Tengah, Mayjen Deddy Suryadi, menyebut kepergian Agil merupakan kehilangan besar bagi dunia taekwondo di Jawa Tengah.
Ia menilai Agil sebagai atlet berbakat yang telah banyak berkontribusi dalam berbagai ajang kompetisi dan membawa nama baik provinsi.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Agil Tri Nugroho, kita kehilangan atlet terbaik yang berprestasi,” kata Deddy kepada beritajateng.tv, Rabu, 12 Maret 2025.
BACA JUGA: Pelatih Kenang Mendiang Agil Tri Nugroho, Atlet Muda Berbakat Aset Taekwondo Jawa Tengah
Deddy menjelaskan, Agil meninggal dunia usai menjalani latihan di Stadion Jatidiri Semarang pada 5 Maret 2025 lalu.
Saat itu, ia bersama atlet lainnya menjalani latihan rutin. Namun, akibat kondisi tubuh yang diduga tidak fit, Agil dan dua atlet mengalami kelelahan hingga dehidrasi.
Situasi tersebut lalu membuat pelatih panik. Semua atlet dan pelatih berupaya menyadarkan ketiga korban, Yardaan dan Grace bisa sadar. Namun, Agil tidak juga sadarkan diri.
“Almarhum meninggal karena mengalami dehidrasi pada saat melaksanakan latihan di dojang taekwondo Stadion Jatidiri Semarang,” ucap Deddy.
Latihan taekwondo di bawah pengawasan Disporapar Jawa Tengah
Lebih lanjut, Deddy menjelaskan bahwa program latihan tersebut merupakan bagian dari Training Center (TC) yang berada di bawah Badan PPLOP (BPPLOP) Jawa Tengah.
Sementara itu, BPPLOP sendiri adalah bagian dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah.
“Itu di bawah Disporapar Jawa Tengah yang melaksanakan TC (Training Center),” ujarnya.
Kendati begitu, lanjut Deddy, Pengprov TI Jawa Tengah sedang menerjunkan tim khusus untuk melakukan investigasi terkait kematian Agil usai latihan ini. Hanya saja, ia belum bisa membeberkan jalannya investigasi oleh Asintel Kasdam/Diponegoro itu.
BACA JUGA: Soal Meninggalnya Atlet Taekwondo PPLOP: Latihan Sudah Sesuai SOP
“Betul, ada investigasi. Untuk detailnya bisa tanyakan kepada staf saya,” tandasnya.
Kabar sebelumnya, Agil meninggal dunia Rabu, 5 Maret 2025 pukul 22.22 WIB di rumah sakit setelah sebelumnya kolaps saat menjalani latihan fisik di kompleks Stadion Jatidiri Semarang.
Pengurus Besar Taekwondo Indonesia telah mengirim tim investigasi khusus untuk menyelidiki kasus ini. Kodam IV/Diponegoro pimpinan Asintel Kasdam/Diponegoro pun turut terlibat. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





