Jateng

Bahaya di Balik Instalasi Listrik Murah, MKI Jateng-DIY Sebut Bisa Berujung Kebakaran-Kematian

×

Bahaya di Balik Instalasi Listrik Murah, MKI Jateng-DIY Sebut Bisa Berujung Kebakaran-Kematian

Sebarkan artikel ini
ketenagalistrikan
Ketua MKI Wilayah Jateng dan DIY, Soewondo Koesoemo saat FGD Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) di aula Dinas ESDM Jawa Tengah, Rabu, 17 Juni 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Keselamatan ketenagalistrikan masih menjadi pekerjaan rumah besar di Indonesia. Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Jawa Tengah dan DIY menyoroti masih banyaknya praktik pemasangan instalasi listrik yang tidak sesuai standar, yang berpotensi memicu kebakaran hingga sengatan listrik fatal.

Hal itu menjadi topik dalam Focus Group Discussion (FGD) Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) yang MKI Wilayah Jateng-DIY gelar bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah di Semarang pada Rabu, 17 Juni 2026.

Ketua MKI Wilayah Jateng dan DIY, Soewondo Koesoemo, mengatakan secara prinsip instalasi listrik akan aman apabila seluruh prosedur pemasangan  sesuai standar operasional yang berlaku.

“Kalau prosedur pemasangan listrik sesuai SOP, sebetulnya aman-aman saja. Yang penting tenaga yang kompeten yang memasang, materialnya sesuai standar, dan proses penerbitan dokumennya juga benar,” kata Soewondo.

BACA JUGA: Ofero Resmi Buka Pabrik Kendaraan Listrik di Semarang, Bidik Pasar Indonesia hingga Asia Tenggara 

Namun, di lapangan masih ada temuan praktik pemasangan listrik oleh tenaga yang tidak memiliki kompetensi maupun sertifikasi yang memadai. Kondisi tersebut semakin parah dengan kecenderungan masyarakat yang lebih memilih jasa pemasangan murah dan cepat daripada memastikan legalitas serta kompetensi pemasang instalasi.

“Kalau di Indonesia sering kali yang di cari murah dan cepat. Orang merasa bisa pasang listrik langsung dipilih. Padahal belum tentu memahami standar keselamatan,” ungkapnya.

Menurut Soewondo, kondisi itu dapat menimbulkan risiko serius bagi masyarakat. Selain berpotensi menyebabkan korsleting dan kebakaran, instalasi yang tidak sesuai standar juga dapat mengakibatkan sengatan listrik yang membahayakan nyawa.

“Bahayanya bisa kebakaran dan bisa menyebabkan kematian akibat sengatan listrik. Listrik itu kalau salah pemasangan memang berbahaya,” tegasnya.

Ia mencontohkan sejumlah kasus kebakaran yang dugaan kuat berkaitan dengan penggunaan instalasi listrik yang tidak sesuai ketentuan. Termasuk penggunaan stop kontak bertumpuk di area publik maupun pasar.