“Renovasi atau pembangunan, tinggal [menunggu], kalau memang [tingkat kerusakan] sudah berat ya harus membangun dan untuk membangun itu lebih panjang lagi prosesnya,” bebernya.
BACA JUGA: Belasan Rumah Dinas di Semarang Terbengkalai Aset Sitaan Negara? Ini Kata Ketua RT
Di sisi lain, ia menegaskan rumah dinas yang kosong itu bukan karena pihaknya telantarkan. Melainkan, karena adanya keterbatasan anggaran dan proses birokrasi yang panjang.
Ia juga memastikan bahwa selalu ada pembersihan secara berkala. Hanya saja, proses pembersihan tahun ini belum terlaksana; terlebih, pertumbuhan ilalang cukupa cepat terutama di musim hujan.
“Kami tidak maksud menelantarkan, memang kemarin-kemarin itu ada beberapa prioritas yang kami dahulukan. Jadi memang ada keterbatasan anggaran,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





