SEMARANG, beritajateng.tv – Dinamika geopolitik di Timur Tengah mulai menjadi perhatian otoritas ekonomi di daerah. Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menilai konflik antara Iran dan Israel berpotensi memberikan dampak terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia, terutama jika konflik berlangsung dalam waktu yang lama.
Kepala BI Jateng, M. Noor Nugroho, mengatakan dampak utama yang perlu kita waspadai adalah potensi kenaikan harga minyak dunia yang dapat memengaruhi berbagai sektor ekonomi.
“Kalau konflik di Timur Tengah berlangsung lama, dampaknya bisa cukup signifikan. Yang paling terasa biasanya dari sisi pasokan minyak, karena minyak adalah komoditas dasar yang memengaruhi banyak sektor,” kata Nugroho.
Menurutnya, kenaikan harga minyak akan berpengaruh pada biaya distribusi barang yang akhirnya bisa memicu kenaikan harga berbagai komoditas di pasar.
“Jika harga energi naik, biaya distribusi juga ikut meningkat. Dari situ harga barang bisa terdorong naik,” ujarnya.
Meski demikian, BI Jateng masih melihat konflik tersebut sebagai faktor risiko yang perlu terus di pantau. Ia berharap situasi geopolitik tersebut tidak berlangsung lama sehingga dampaknya terhadap perekonomian nasional tetap terkendali.
Untuk menghadapi potensi tekanan ekonomi global, Bank Indonesia juga mengajak masyarakat menerapkan pola konsumsi yang lebih bijak. Salah satunya dengan mengutamakan kebutuhan pokok dan menunda pembelian yang tidak terlalu mendesak.
“Belanja bijak menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan masyarakat. Prioritaskan kebutuhan utama terlebih dahulu, sementara kebutuhan lain bisa ditunda,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk membandingkan harga sebelum membeli barang agar dapat memperoleh produk dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan kualitas.
Selain faktor global, Bank Indonesia juga memantau sejumlah komoditas yang biasanya memicu inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri. Beberapa komoditas tersebut antara lain cabai, bawang merah, bawang putih, beras, telur ayam, serta daging ayam ras.





