UBUD, beritajateng.tv – Inovasi kuliner memang tidak akan pernah habis menjadi bahan perbincangan. Olahan mie khas chinese food hi menjadi salah satu jenis makanan yang terus berinovasi di dunia kuliner. Tak heran, restoran mie menjadi bisnis yang kini ramai digandrungi di media sosial.
Kehadiran restoran mie chinese food kekinian (noodle bar) saat ini banyak penggemarnya, tak terkecuali anak-anak muda. Pengusaha noodle bar ini tidak hanya berfokus pada kudapan, tapu juga membuat desain restoran yang autentik.
Di Jalan Raya Andong, Ubud, nampak sebuah noodle bar dengan bangunan autentik ala chinese foodb. Noddle bar tersebut berdiri di sisi jalan raya yang ramai kendaraan dan padat oleh wisatawan asing. Meskipun tempatnya tergolong sangat kecil untuk sebuah restoran, tapi noodle bar tersebut tidak pernah sepi pengunjung.
Awak beritajateng.tv berkesempatan untuk mencicipi salah satu olahan mienya. Katanya menu tersebut menjadi andalan di noodle bar yang berdiri sejak 2018 silam tersebut. Pilihan chinese food kami jatuh kepada bakmi goreng masa remaja varian ayam. Tidak lupa kwetiaw goreng sinar baru varian udang. Masing-masing harganya Rp 38 ribu.
Makanan yang tersaji berhasil membawa rasa chinese food yang khas, gurih, dan menggugah selera. Selain rasanya yang lezat, porsi yang tersaji juga cukup banyak. Tak heran restoran ini selalu ramai pengunjung hingga malam hari.
Sebagai pelengkap makanan, minuman jasmine tea masih menjadi favorit para pengunjung. Uniknya, pengunjung dapat melakukan free refill jasmine tea sepuasnya tanpa dikenakan tambahan biaya.
Mencicipi Chinese Food, Inspirasi Semangkuk Buatan Ibu
Salah satu pengunjung Fu Shou Noodle Club menuturkan pengalamannya saat mencicipi bakmie goreng masa remaja yang menjadi andalan di restoran tersebut.
“Porsinya banyak sih ya, banyak banget malah, kayanya ini berdua juga bisa. Terus rasanya enak juga, tipe-tipe bakmie yang cenderung gurih manis lah,” tutur pengunjung Fu Shou Noodle Club Ayu (22) kepada beritajateng.tv, Minggu 22 April 2023.





