Jateng

Cuaca Ekstrem Selama Januari 2025, BPBD Ungkap 40 Persen Lebih Daerah di Jateng Terendam Banjir

×

Cuaca Ekstrem Selama Januari 2025, BPBD Ungkap 40 Persen Lebih Daerah di Jateng Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Banjir di Blora Jateng
Rumah warga di Blora terendam banjir setinggi satu meter, Kamis, 23 Januari 2025. (Heri/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Selama Januari 2025, sebanyak 15 dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah mengalami banjir. Artinya, 40 persen lebih daerah di Jateng terendam banjir akibat cuaca ekstrem pada awal tahun.

Berdasarkan data yang beritajateng.tv terima pada Minggu, 2 Februari 2025, angka tersebut merupakan rekapitulasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah periode 1-30 Januari 2025.

Adapun wilayah terdampak banjir itu ialah Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Brebes, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Kota Semarang, Kota Tegal, Pekalongan, Sragen, dan Tegal. Brebes menjadi wilayah yang kecamatannya paling banyak terdampak.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi, membenarkan adanya cuaca ekstrem di Jawa Tengah menimbulkan bencana dan kejadian, tak terkecuali banjir.

Tak hanya banjir, kata Bergas, beberapa bencana lain seperti tanah longsor dan angin kencang turut melanda Jawa Tengah di awal tahun.

BACA JUGA: Banjir Surut, Siswa dan Guru Mulai Bersihkan Sekolah dari Sisa Genangan Air

“Dari kemarin ada di Kudus, Jepara, dan beberapa banjir di Kota Semarang seperti biasanya. Ada juga di Kendal, ada angin kencang, tanah longsor, dan banjir,” ungkap Bergas.

Selain di Brebes, banjir di Kudus pun turut menjadi perhatian BPBD Jawa Tengah. BPBD Jawa Tengah mengaku telah melakukan penanganan terhadap banjir maupun bencana dan kejadian lainnya.

“Kalau banjir di Kota Semarang kan sifatnya karena curah hujan tinggi. Tentunya kita lakukan upaya evakuasi, penyelamatan rata-rata sudah selesai,” jelas dia.

Tak hanya banjir, angin kencang hingga tanah longsor porak porandakan Jateng di awal tahun

Akibat banjir tersebut, ribuan rumah di Jawa Tengah terendam. Berdasarkan data BPBD Jawa Tengah, 904 rumah terendam di Kota Tegal. Disusul oleh Tegal dengan rumah terendam sebanyak 896.

Selanjutnya, ada 856 rumah terendam di Brebes, 790 di Kendal, 717 di Kabupaten Pekalongan, 243 di Sragen, 80 rumah di Jepara, 70 rumah di Grobogan, 50 rumah di Kebumen, dan 42 rumah di Kota Semarang.