Nasional

Defisit APBN Berpotensi Melebar, Diskusi Hersubeno Arief Ungkap Tekanan Fiskal-Opsi Moratorium MBG

×

Defisit APBN Berpotensi Melebar, Diskusi Hersubeno Arief Ungkap Tekanan Fiskal-Opsi Moratorium MBG

Sebarkan artikel ini
Defisit APBN | Abolisi Tom Lembong | Joko Widodo | Jokowi PSI | Teror Tempo
Pengamat politik Hersubeno Arief. (Foto: YouTube/Hersubeno Point)

Dalam diskusi tersebut muncul beberapa opsi penyesuaian kebijakan. Salah satu opsi yaitu moratorium sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Awalil menilai langkah tersebut bukan penghentian permanen. Evaluasi sementara justru membantu pemerintah menata ulang program. “Moratorium tiga bulan cukup untuk mengevaluasi pola pelaksanaan program,” katanya.

Hersubeno juga menegaskan pentingnya transparansi pemerintah kepada publik. Ia menyebut masyarakat perlu mengetahui kondisi ekonomi sebenarnya.

BACA JUGA: Harga Minyak Dunia Melonjak Imbas Konflik AS-Iran, Hersubeno Arief Soroti Potensi Pemangkasan MBG

“Kalau pemerintah meminta pelebaran defisit, berarti ada pengakuan kondisi fiskal sedang tidak baik,” kata Hersubeno.

Awalil menilai pemerintah perlu meninjau ulang belanja besar sebelum menambah utang. Penundaan sebagian proyek atau pembelian barang modal dapat mengurangi tekanan anggaran.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak mengatur keuangan keluarga. Potensi inflasi dan kenaikan harga energi dapat meningkatkan biaya hidup.

“Setiap keluarga perlu mencatat pengeluaran dan memilih kebutuhan paling penting,” ujarnya.

Meski begitu, Awalil menilai solidaritas sosial tetap menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Indonesia. Budaya saling membantu terbukti mampu menjaga daya beli saat krisis.

“Ketika masyarakat saling membantu, ekonomi tetap bergerak. Itu terbukti saat pandemi,” katanya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp