Pendidikan

Desak Kejelasan Kasus Piagam Palsu PPDB SMA Kota Semarang, Ortu Calon Siswa Incar Kuota Cadangan

×

Desak Kejelasan Kasus Piagam Palsu PPDB SMA Kota Semarang, Ortu Calon Siswa Incar Kuota Cadangan

Sebarkan artikel ini
pelatih piagam palsu marching band semarang | siswa cadangan
Pihak Disporapar Jawa Tengah menunjukkan piagam palsu marching band SMPN 1 Semarang, Senin, 1 Juli 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sejumlah orang tua calon siswa mendesak kejelasan status anaknya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 jenjang SMA. Terutama mereka yang mendaftar di SMAN 3 Semarang.

Para orang tua merasa khawatir setelah mencuatnya kasus dugaan piagam palsu yang digunakan oleh sejumlah calon siswa dalam PPDB tahun ini.

“Karena sudah viral, memang banyak orang tua yang menanyakan terutama yang merasa punya kesempatan, banyak yang menanyakan masalah piagam gimana,” ungkap Ketua Panitia PPDB SMAN 3 Semarang, Achmad Fauzan, kepada beritajateng.tv, Selasa, 2 Juli 2024.

BACA JUGA: Masih Berpeluang Keterima, Begini Cara Cek Daftar Siswa Cadangan PPDB SMP Kota Semarang 2024

Fauzan menyebut, pihaknya sebagai sekolah tujuan hanya bisa menunggu instruksi lebih lanjut dari pihak yang lebih berwenang. Sebab, pihak sekolah tidak berhak menganulir siswa pascamasa pendaftaran berakhir.

Meski demikian, tak sedikit orang tua calon siswa yang tetap mendatangi SMAN 3 Semarang untuk mencari informasi lebih lanjut. Terlebih, bagi para calon siswa yang namanya tak masuk dalam daftar lolos sementara.

“Maksudnya kalau itu dianulir berarti anak mereka punya kesempatan untuk diterima. Kami sampaikan, ‘Di pengumuman [nama calon siswa] masih ada, Bu.’ Jadi kita menunggu informasi dari dinas,” tekannya.

Peluang bagi calon siswa yang berada di daftar cadangan

Lebih jelas, Fauzan menerangkan jika para calon siswa pengguna piagam palsu sebenarnya telah memenuhi tes praktik jalur prestasi di SMAN 3 Semarang.

Namun tetap saja, karena kasus piagam palsu masih bergulir dan terangkat ke khalayak luas, ia tak menampil hal tersebut akan menimbulkan kesenjangan.

Oleh karenanya, pihaknya siap menerima segala putusan yang ada. Nantinya, jika calon siswa terkait terdiskualifikasi, maka calon siswa lainnya-lah yang mengisi kuota kosong tersebut.

BACA JUGA: Ramai Nama Siswa Terpental dari Sekolah Pilihan di Jurnal PPDB, Kepala Disdikbud: Kalau Karena Titipan, Dari Mana?

“Kalau dari dinas menyampaikan itu harus kita eliminir, kita eliminasi, maka anak-anak yang berada di bawahnya bisa mengisi, tapi intinya kita masih menunggu,” tegasnya.

Terkait kuota peserta cadangan, Fauzan menjelaskan jika menunggu berapa calon siswa yang tidak melakukan daftar ulang. Nantinya, pengumuman daftar peserta cadangan akan berlangsung pada 15 Juli 2024.

Sementara, pendaftaran ulang bagi peserta cadangan terjadwal pada 16 sampai 17 Juli 2024.

“Ketentuannya, untuk untuk cadangan di SMA 3, mereka adalah yang sebelumnya mendaftar juga si SMA 3,” tandas Fauzan. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp