SEMARANG, beritajateng.tv – Setelah melakukan pendaftaran atau pemilihan SMA/SMKN sejak tanggal 24-27 Juni 2024, pengumuman hasil PPDB 2024 jatuh pada Senin, 1 Juli 2024 selambat-lambatnya pada pukul 23.59 WIB.
Selama proses PPDB SMA/SMKN berlangsung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah mengklaim pelaksanaan berjalan dengan baik.
Hal itu tersampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Uswatun Hasanah usai menggelar rapat di kantornya, Senin 1 Juli 2024 sore.
“Didapatkan hasil, semua sistem berjalan lancar. Hari ini setelah semua rapat selesai, bisa dilakukan pengumuman yang bisa dicek di website ppdb.provjateng.go.id,” ujar Uswatun.
Selama proses pendaftaran atau pemilihan sekolah, ramai calon peserta didik (CPD) mengaku namanya terpental atau bergeser dari sekolah pilihan.
Bahkan, tak jarang muncul komentar di akun resmi media sosial Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, bahwa namanya tergeser lantaran adanya titipan.
BACA JUGA: Sempat Tandatangani Surat Keterangan Keabsahan Piagam Palsu, Kepala SMPN 1 Semarang: No Comment
Menanggapi hal itu, Uswatun beri jawaban menohok.
“Kalau titipan, titipan dari mana nih? Jadi yang ber-statement seperti itu titipannya pada siapa?,” jawab Uswatun.
Ia menegaskan, proses PPDB SMA/SMKN 2024-2025 tak ada titip menitip, sebagaimana jargon yang ia usung.
“Yang jelas tagline-nya masih sama. No titip-titip, no terima jastip,” tegasnya.
Perihal nama CPD yang terus bergeser di jalur zonasi, Uswatun menduga hal itu terjadi lantaran kepadatan yang semakin bertambah.
“Kemudian kalau zonasi, jaraknya ya mungkin. Karena kepadatannya juga bertambah,” ujar Uswatun.
Uswatun turut menyinggung Kepsekjen 47/23 terkait PPDB. Yang mana, adanya pemindahan siswa juga harus terikuti oleh pemindahan keluarga yang terdaftar dalam KK.
“Dengan adanya pembatasan, kepindahan harus keluarga ikuti. Ini harusnya juga membuat semakin jauh radiusnya. Itu terbukti pada PPDB kita kali ini,” sambung Uswatun.
Lebih lanjut, Uswatun meyakini kuota zonasi pada PPDB SMA/SMKN kali ini akan terpenuhi.
“Semoga dengan pengumuman nanti malam, ini juga semuanya lancar. Sampai hari ini posisinya masih settle,” ungkap Uswatun.
Tegaskan tak ada utak-atik jurnal PPDB
Uswatun menegaskan, pihaknya tak ada mengutak-atik jurnal PPDB. Dalam hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah ia akui berada di luar sistem.
Sehingga, kata dia, hasil peringkat CPD berada di luar kuasa Dinas Pendidikan dan Budaya Jawa Tengah.
BACA JUGA: Masih Berpeluang Keterima, Begini Cara Cek Daftar Siswa Cadangan PPDB SMP Kota Semarang 2024
Kendati begitu, jika dalam proses penilaian CPD dalam jurnal ada ketidak sesuaian, Uswatun memastikan akan memetakan dan menyelesaikan secara adil.
“Tidak ada yang terutak-atik sama sekali, kita di luar sistem, biar berproses saja. Kalau ada nanti 1,2,3, case by case akan kita petakan dan selesaikan sesuai dengan prinsip keadilan juga,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





