Hukum & Kriminal

Diserahkan ke Kejari, Ini Penampakan Barang Bukti Kasus Aipda Robig: Senpi, Proyektil hingga Motor

×

Diserahkan ke Kejari, Ini Penampakan Barang Bukti Kasus Aipda Robig: Senpi, Proyektil hingga Motor

Sebarkan artikel ini
Robig Kejari
Jaksa menunjukkan senjata api milik Aipda Robig yang telah diserahkan penyidik ke Kejari Kota Semarang, Kamis, 6 Maret 2025. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Penyidik Polda Jawa Tengah menyerahkan barang bukti kasus penembakan pelajar SMK yang menjerat Aipda Robig Zaenudin ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, Kamis, 6 Maret 2025. Barang bukti itu antara lain senjata api, proyektil sepeda motor, dan celurit.

“Hari ini, kami jaksa penuntut umum telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap 2 dari penyidik Polda Jawa Tengah atas nama terdakwa Robig Zaenudin bin Mulyono,” ungkap Kepala Kejari Kota Semarang, Candra Saptaji saat sesi konferensi pers.

Terlihat sejumlah barang bukti dalam kardus yang diletakkan di meja konferensi pers. Tampak pula sejumlah jaksa melakukan pengecekan barang bukti tersebut.

BACA JUGA: Satu Bulan Berlalu, Polda Jateng Belum Jadwalkan Sidang Banding Aipda Robig: Masih Monitoring

“Untuk barang bukti yang kami terima yaitu satu lembar fotokopi akta kelahiran korban, fotokopi kartu keluarga, fotokopi keterangan keluarga korban,” kata Candra.

Selain itu, lanjut Candra, penyidik juga menyerahkan barang bukti berupa satu buah proyektil, satu pucuk senjata api jenis CDP Nomor 651336, empat selongsong peluru, satu lembar Surat Izin Memegang Senjata, dan dua butir amunisi Revolver.

Ada juga sebilah celurit warna biru dengan gagang kayu warna hitam, satu unit sepeda motor, helm, kaus, celana, dan ponsel.

Kejari tahan Aipda Robig di Rutan Kelas I Semarang

Lebih lanjut, usai penyerahan tersangka dan barang bukti, jaksa menahan Aipda Robig selama 20 hari ke depan. Penahanan berlangsung di Rutan Kelas I Semarang.

“Dengan alasan yang subyektif dan obyektif terhadap terdakwa kami lakukan penahanan selama 20 hari di Rutan Kelas I Semarang,” tuturnya.

BACA JUGA: Kasus Aipda Robig Segera Beralih ke PN Semarang, Terancam Penjara 15 Tahun

Selama masa penahanan itu, lanjut Candra, jaksa akan segera melimpahkan berkas ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang untuk menjalani sidang perdana.

“Segera [dilimpahkan] sebelum masa penahanan berakhir. Kami bereskan dulu kelengkapan administrasi baru kami limpahkan,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi