Jateng

DP3A dan FKKKG Kota Semarang Susun Program Kerja Lingkup Kesetaraan Gender

×

DP3A dan FKKKG Kota Semarang Susun Program Kerja Lingkup Kesetaraan Gender

Sebarkan artikel ini
DP3A dan FKKKG Kota Semarang Susun Program Kerja Lingkup Kesetaraan Gender
Rapat Koordinasi DP3A dan FKKKG Kota Semarang dalam penyusunan program kerja terkait kesetaraan gender. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Forum Komunikasi Keadilan dan Kesetaraan Gender (FKKKG) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi untuk menyusun program kerja.

Rapat koordinasi DP3A dan FKKKG berlangsung di kantor PKK Kota Semarang, Kamis 27 Juni 2024.

Subkoor Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan DP3A Kota Semarang, Akhmad Masrul Helmi mengatakan, isu gebder masih saja ada.

BACA JUGA: Video Sebut Hanya Konsultasi, Disdik Kota Semarang Bantah Ada Banyak Titip Menitip di PPDB SD

Ketimpangan antara laki-laki dan perempuan juga masih selalu muncul. Dengan adanya FKKKG ini, harapannya bisa meminimalisir isu kesetaraan gender di masyarakat.

“Tujuan kegiatan ini untuk mencari isu dan mengumpulkan permasalahan yang selama ini perempuan di Kota Semarang hadapi. Isu tersebut bisa kita minimalisir sehingga pembangunan di Kota Semarang antara laki-laki dan perempuan menjadi seimbang dan setara,” papar Helmi.

Dia berhadap, melalui forum ini bisa mengedukasi masyarakat bahwa hak laki-laki juga bisa menjadi hak perempuan. Dengan demikian, pembangunan di Kota Semarang tidak lagi ada ketimpangan antara laki-laki dan perempuan.

Dusun Program Kerja Satu Tahun

Ketua FKKKG Kota Semarang, Arri Handayani mengatakan, rapat koordinasi kali ini untuk membuat program kerja FKKKG selama satu tahun. Penyusunan program kerja ini tentunya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang keadilan dan kesetaraan gender

“Sebagai mitra DP3A, berjalan beriringan. Harapannya, hari ini tersusun program selama satu tahun sehingga nanti kita bisa melangkah sesuai dengan program tersebut,” ucap Arri.

Menurutnya, program kerja FKKKG akan melanjutkan program yang lama. Antara lain melakukan siaran di radio untuk membahas keadilan dan kesetaraan gender.

“Materi bermacam-macam dari sisi hukum, psikologis, kesehatan reproduksi wanita dan mental,” sebutnya.

Tidak hanya sosialisasi, lanjut Ari, FKKKG juga mengkaji bagaimana tentang keadilan dan kesetaraan gender.

Saat ini, kasus yang masih dominan di ibu kota Jateng adalah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Maka, dengan FKKKG, dia menginginkan perempuan bisa lebih berdaya sehingga kasus kekerasan bisa Dinas minimalkan.

“Kami juga memberikan pemahaman tentang kesetaraan gender. Jadi, kita mengedukasi,” tambahnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp