Dan itu sangat tergantung dukungan keluarga, lingkungan, maupun masyarakat yang ada di sekitarnya. Serta, tentu membutuhkan motivasi dari pasien itu sendiri.
“Judi online tidak akan memberikan kebahagiaan dan justru berpotensi menimbulkan masalah baru, bahkan sampai terjadinya gangguan kejiwaan,” tukas Nugroho. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





