BLORA, beritajateng.tv – Keceriaan emak-emak di RT 01 RW 04 Perumda, Kunden, Blora makin tampak saat mereka mengumpulkan sampah rumah tangga untuk ditabung di bank sampah.
Pasalnya, inisiatif ibu-ibu ini memiliki harapan tertentu agar perekonomian keluarga dan iuran bulanan warga dapat terbantu.
Mulanya, kegiatan ini berasal dari obrolan santai sewaktu arisan RT, di mana para emak-emak bersepakat untuk membuat bank sampah.
BACA JUGA: Meriahkan HUT RI ke-79, Begini Keseruan Siswa SD di Blora Lomba Lari Batok
Mereka pun mulai mengumpulkan dan memilah sampah rumah tangga masing-masing, seperti kertas duplex, kardus, botol mineral, botol sirup, plastik, dan gelas plastik.
Wuryaningsih, istri ketua RT 01 RW 04, menjelaskan bahwa mereka bahkan bekerja sama dengan bank sampah induk (BSI) dari Dinas Lingkungan Hidup Blora.
“Setiap dua minggu sekali, petugas BSI akan mengambil sampah yang sudah terkumpul di rumah masing-masing,” ujar Wuryaningsih, Minggu, 1 September 2024.
BACA JUGA: Usung Tema Sedekah Bumi, SMPN 3 Tunjungan Blora Gelar Parade Budaya ‘Gas Deso’
Setelah pengambilan sampah, bendahara mencatat hasil penjualan sampah itu. Harapannya, emak-emak tak perlu lagi meminta uang kepada suami untuk iuran bulanan RT atau kebutuhan rekreasi.
Agil Rendra, petugas BSI, menyebut sudah ada sekitar 60 RT yang bekerja sama dengan BSI. Sampah-sampah tersebut akan masuk pengelolaan di tempat pembuangan akhir (TPA) di Temurejo, Blora.
“Ada yang kami proses untuk bahan recycle di TPA. Sudah ada puluhan RT yang bekerjasama dengan kami,” ungkap Rendra.
BACA JUGA: KPU Blora Sambut Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati 2024-2029 dengan Dekorasi Meriah
Kegiatan ini tak hanya membantu lingkungan, tetapi juga memberdayakan emak-emak untuk memberikan kontribusi terhadap perekonomian keluarga.
Selain itu, inisiatif ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan, yang berawal dari lingkungan RT. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





