Gaya Hidup

Film The Architecture of Love Bakal Hadir 30 April di Bioskop, Cerita Tentang Perjuangan Melawan Trauma Masa Lalu

×

Film The Architecture of Love Bakal Hadir 30 April di Bioskop, Cerita Tentang Perjuangan Melawan Trauma Masa Lalu

Sebarkan artikel ini
Film The Architecture of Love Bakal Hadir 30 April di Bioskop, Cerita Tentang Perjuangan Melawan Trauma Masa Lalu
Foto bersama pemain film The Architecture of Love. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Film romantis adaptasi novel best seller karya Ika Natassa berjudul The Architecture of Love siap tayang di bioskop pada 30 April 2024 mendatang. Film ini berkisah tentang perjuangan dua orang yang melawan trauma masa lalunya.

The Architecture of Love bercerita tentang perjalanan ‘menyembuhkan luka hati’ seorang penulis bernama Raia. Putri Marino memerankan Raja dan seorang arsitek bernama River yang Nicholas Saputra perankan.

Nicholas Saputra yang kini menginjak usia 40 tahun itu merasa sangat senang bisa bermain sebagai River Jusuf. Dia juga bersyukur bertemu dengan rekan main yang berbakat dan mendukung satu sama lain.

BACA JUGA: 4 Fakta Menarik Seputar Film The Architecture Of Love, Siap Tayang 30 April 2024

“Setiap aktor pasti punya tantangannya sendiri-sendiri termasuk mendalami karakter film yang adaptasi dari novel. Sebagai seorang aktor juga memiliki pendekatan yang berbeda beda dalam usahanya untuk menghidupkan tokohnya di dalam film,” ujar Nichol, sapaannya.

Ia mengaku jika awalnya, Nichol belum membaca novel asli dan hanya membaca skrip naskah. Sehingga lebih bisa mengekspresikan diri dan punya kebebasan dalam mendalami tokoh.

“Sebenarnya sih antara baca novel atau tidak punya nilai positif tersendiri, namun saya hanya membaca skrip naskahnya saja agar punya keleluasaan untuk menginterpretasikan tokoh River ini,” kata dia.

Dirinya mengakui jika telah mempersiapkan jauh jauh hari dengan melakukan latihan berulang ulang sebelum syuting. Sehingga saat syuting bisa lebih fokus mengambil gambar terbaik.

Kendala Saat Syuting Film

“Paling sulit sebenarnya saat di New York dan outdoor karena kita banyak terganggu dengan polusi suara dan hawa yang sangat dingin. Itu sangat sangat dingin sebenarnya, itu salah satu tempat yang anginnya paling kencang dan dingin,” kata dia.

Putri Marino lalu mengungkap bahwa dia sangat senang akhirnya dipertemukan dengan Nicholas Saputra dalam proyek yang sama. Pasalnya, sudah sejak lama istri aktor Chicco Jerikho mengagumi akting sang lawan main.