YOGYAKARTA, beritajateng.tv – Sebanyak 300 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Blora mengikuti profiling di Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta, Selasa, 15 September 2026.
Kegiatan yang meliputi pembuatan profil, penilaian, dan pemetaan ASN tersebut dibuka Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini. Peserta mengikuti profiling dalam dua sesi dengan masing-masing sesi diikuti 150 ASN.
Wakil Bupati yang akrab disapa Budhe Rini itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara, khususnya Kantor Regional I BKN Yogyakarta yang telah memfasilitasi pelaksanaan profiling.
Menurut Sri Setyorini, profiling ASN menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola kepegawaian yang objektif dan berbasis kompetensi.
Seluruh ASN, baik yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, maupun jabatan Fungsional dan Pelaksana, memiliki kewajiban mengikuti profiling.
BACA JUGA: ASN Blora Bersiap Diperiksa BPK, Sekda Terapkan WFH Tiap Jumat Mulai April
“Profiling ini nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam penempatan jabatan yang sesuai dengan standar kompetensi, mendukung penerapan sistem merit, sekaligus mengisi basis data manajemen talenta secara objektif,” ujar Sri Setyorini.
Ia menjelaskan, penerapan manajemen talenta juga berkaitan dengan tata kelola Jabatan Pimpinan Tinggi yang telah diatur secara nasional. Pengaturan tersebut memungkinkan penempatan pejabat disesuaikan dengan kompetensi, kebutuhan organisasi, dan kebutuhan negara.
Dengan mekanisme tersebut, menurut Sri Setyorini, ke depan dimungkinkan adanya mobilitas Jabatan Pimpinan Tinggi antarinstansi, baik di tingkat pusat maupun daerah, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti proses profiling secara sungguh-sungguh dan jujur serta memberikan performa terbaik selama assessment.
“Saya menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti profiling ini dengan sungguh-sungguh, jujur, dan memberikan performa terbaik. Ini adalah modal berharga bagi saudara untuk mengenali kapasitas diri sekaligus membuka peluang pengembangan karier di masa depan,” katanya.
Profiling ASN Blora untuk Identifikasi Potensi dan Kompetensi
Sri Setyorini menegaskan, assessment tersebut bukan sekadar formalitas. Menurutnya, profiling menjadi instrumen untuk mengidentifikasi potensi dan kompetensi masing-masing ASN.
“Jadikan profiling ini sebagai kesempatan untuk mengenali potensi dan kompetensi diri. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan karier dan peningkatan kualitas ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Blora, Heru Eko Wiyono, menjelaskan profiling ASN tersebut berlangsung selama satu hari di Kantor Regional I BKN Yogyakarta.
BACA JUGA: Gerakan Sedekah Subuh ASN Blora, 1.000 Anak Yatim Terima Santunan Masing-masing Rp300 Ribu
Sebanyak 300 ASN mengikuti kegiatan tersebut dan terbagi dalam dua sesi. Dari jumlah tersebut, peserta terdiri atas 18 pejabat Eselon II, lima pejabat Eselon III, 48 pejabat Eselon IV, serta 229 ASN dari jabatan fungsional dan pelaksana.
Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti assessment menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Setiap peserta harus mengerjakan 500 soal dalam waktu 150 menit.
Melalui profiling tersebut, Pemerintah Kabupaten Blora berharap dapat memiliki data kompetensi dan potensi ASN yang lebih komprehensif.
Data tersebut selanjutnya diharapkan dapat memperkuat penerapan manajemen talenta dan sistem merit, sekaligus mendukung penempatan ASN berdasarkan kompetensi serta kebutuhan organisasi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi






