SEMARANG, beritajateng.tv – Kopi merupakan minuman favorit banyak orang, mulai dari anak muda hingga orang tua. Selain cocok menjadi teman begadang, siapa sangka kopi juga dapat menjadi minuman yang menyehatkan. Adalah Kopi Balur, sebuah produk herbal ciptaan ilmuwan nuclear science asal Salatiga, Dr. Gretha Zahar.
Sesuai namanya, Kopi Balur umumnya memang untuk baluran pada tubuh. Namun, selain itu, Kopi Balur juga bisa menjadi minuman layaknya kopi biasa.
Konselor Griya Balur Muria, Sorentia Hendhira Ayudi, menjelaskan, ramuan Kopi Balur yang terdiri dari dua jenis yakni Kopi Balur 1 dan 2 bisa untuk konsumsi layaknya kopi biasa. Namun, karena awalnya khusus untuk penggunaan luar, penyeduhan Kopi Balur memang memiliki teknik khusus.
Untuk menyeduh Kopi Balur, kata Ayudia, harus menggunakan satu buah telur ayam biasa. Caranya sederhana, aduk telur berlawanan arah jarum jam dengan menggunakan garpu hingga putih dan kuning telur tercampur. Setelah itu barulah masukkan 4 tutup botol Kopi Balur. Aduk lagi hingga merata.
“Kuncinya adalah mengadukknya harus berlawanan arah jarum jam sehingga rasanya jadi enak. Kalau diaduk searah jarum jam akan terasa rasa dan aroma telurnya,” jelas Ayudia saat beritajateng.tv temui, Senin, 18 Desember 2023.
Adapun perbedaan Kopi Balur 1 dan 2 terdapat pada racikan dan rasanya. Untuk Kopi Balur 1 memiliki cita rasa mirip kopi arabica, dan bermanfaat untuk menjaga metabolisme tubuh. Sementara, Kopi Balur 2 memiliki cita rasa pahit dan bermanfaat untuk memperkuat stamina.
Ayudia sendiri menyarankan untuk orang sakit itu mengonsumsi Kopi Balur 1 dan 2 secara bersamaan, pagi dan sore. Sementara untuk orang sehat dapat meminum Kopi Balur 1 dan 2 secara bergantian sesuai kebutuhan.
“Tujuan utama Bu Gretha meneliti Kopi Balur itu untuk bisa dikonsumsi oleh orang sakit atau sehat. Itu adalah supaya sum-sum tulang belakang itu dapat memproduksi hemoglobin, eritrosit, dan leukosit secara seimbang dan bagus,” imbuhnya.
Kopi Balur gabungkan manfaat kopi dan telur
Lebih jelas, Ayudia menekankan bahwa cara mengonsumsi Kopi Balur hanya bisa dengan campuran telur mentah. Adapun dengan proses mengaduk berlawanan arah jarum jamlah yang dapat mereduksi atau mengurangi zat-zat berbahaya dari telur dan kopi.
Misalnya, kopi dengan kandungan kafeinnya dapat memacu detak jantung jadi lebih cepat dari biasanya. Sementara, telur mentah juga memiliki kandungan kolesterol yang tinggi.
Menurut Ayudia, ketika kopi dan telur bercampur dan mengaduknya berlawanan arah jarum jam, maka zat yang tersisa hanyalah zat positif dari kopi dan telur tersebut.
“Telur itu punya protein dan asam amino yang paling mirip dengan sel manusia. Sementara kopi sangrai yang punya zat arang aktif, maka ketika campur dengan zat apa pun itu akan membunuh bakteri,” jelasnya.
BACA JUGA: Menikmati Seni Menarik Teh dan Kopi di Kedai Tarik Pa’Ngah Semarang
Namun demikian, Ayudia menegaskan bahwa Kopi Balur bukanlah obat dari segala penyakit. Melainkan, hanya sebagai pendukung metabolisme tubuh.
Oleh karenanya, Kopi Balur aman untuk konsumsi segala usia, mulai dari bayi hingga dewasa, dengan dosis yang berbeda.
“Kopi Balur nggak bisa mengobati, dia hanya akan support dari sisi asupan, karena orang atau pasien biasanya susah makan, hilang selera makan, untuk nelan perih. Maka ini dibuat sedemikian mudah dikonsumsi sehingga lebih mudah dan langsung diserap darah dan sumsum tulang belakang,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





