Peristiwa

Gunung Marapi Meletus, Ini Dampak Negatifnya

×

Gunung Marapi Meletus, Ini Dampak Negatifnya

Sebarkan artikel ini
ilustrasi gunung meletus
Ilustrasi gunung meletus. (foto: Pexels/Pixabay)

SUMBAR, beritajateng.tv – Gunung Marapi di wilayah Sumatera Barat yang meletus pada 3 Desember 2023 kemarin membuat warga Tanah Air heboh. 

Adapun Gunung Marapi tersebut meletus dengan ketinggian 2.891 mdpl pada hari Minggu.

Berikut beberapa dampak negatif erupsi Gunung Berapi yang merupakan bencana alam yang tak dapat kita prediksi kapan waktu meletusnya.

Dari informasi dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), letusan Gunung Marapi ini ditandai dengan muntahan abu berisi material vulkanik.

BACA JUGA: Gunung Merapi Kembali Erupsi, Waspada Status Magma Tinggi

Abu yang berisi material vulkanik tersebut setinggi 3.000 meter dari puncak kawah yang juga bersamaan dengan suara gemuruh.

Karena bencana alam yang tak terduga ini, kondisi di wilayah tersebut menjadi sangat gelap pekat sehingga warga mendapat imbauan untuk memakai masker dan tak keluar rumah.

Berikut beberapa dampak negatif dari terjadinya erupsi gunung berapi yang wajib kamu ketahui.

Dampak negatif erupsi gunung berapi

Erupsi gunung merupakan satu fenomena bencana alam yang menghasilkan kerusakan yang cukup besar di wilayah sekitar gunung.

Adapun hal tersebut menimbulkan dampak negatif yang cukup banyak untuk lingkungan maupun makhluk hidup.

Berikut beberapa dampak negatif erupsi gunung berapi yang umum terjadi.

1. Kepunahan beberapa spesies

Salah satu dampak berbahaya dari gunung berapi, beberapa spesies yang tinggal di wilayah itu terancam populasinya menurun atau bahkan punah.

Alasannya ada banyak, mulai dari menghilangnya habitat para hewan liar, mati karena menghirup zat-zat berbahaya, terkena lontaran material, kelaparan selama mengungsi, dan tidak menemukan tempat baru.

2. Potensi tsunami

Saat terjadi erupsi di wilayah daratan, masyarakat hanya merasakan dua bencana alam saja, yaitu gunung meletus dan gempa bumi.

Tapi jika erupsi terjadi di lautan, seperti yang pernah terjadi pada Gunung Krakatau.

Manusia akan dihadapkan dengan tiga bencana alam besar dalam waktu yang berdekatan, mulai dari gempa bumi, erupsi, hingga tsunami dengan gelombang yang besar.

3. Pencemaran udara

Erupsi tersebut memang memiliki dampak positif bagi lingkungan. Di lain sisi, fenomena ini juga mengakibatkan pencemaran udara yang buruk untuk kesehatan manusia.

Gunung yang meletus akan mengeluarkan seluruh material dari dalam perut bumi.

BACA JUGA: Gunung Merbabu Resmi akan Dibuka Kembali, Berikut 2 Jalur Pendakian yang Bisa Kamu Lewati

Material tersebut mengandung zat-zat berbahaya seperti sulfur (SO2), hidrogen sulfida (H2S), nitrogen dioksida (NO2) dan material debu lain yang mengandung racun.

4. Perubahan cuaca

Selama fenomena ini terjadi, salah satu dampak besar yang akan terjadi adalah perubahan cuaca yang drastis.

Untuk beberapa waktu, daerah itu mungkin akan mendapat hujan besar, panas berkepanjangan, guntur, iklim, dan masih banyak lainnya dalam jangka panjang.

5. Kelangkaan pangan 

Dampak negatif lainnya adalah kelangkaan pangan. Kerusakan lahan pertanian dan perkebunan mengakibatkan kelangkaan pangan untuk masyarakat di sekitar kawasan.

Demikian beberapa dampak negatif dari erupsi gunung. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp