Sebelum viral seperti sekarang, Ibu Ida Dayak melakukan pengobatannya dengan cara berkeliling dari pasar ke pasar. Bahkan, ia mengaku pernah melakukan pengobatan hingga ke Papua, Sulawesi, dan Sumatera.
3. Ibu Ida Dayak Pernah Mendapat Undangan Pejabat Negara
Ibu Ida telah banyak mengobati pasien dari seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali pejabat negara. Bahkan, ia pernah mendapat undangan dari beberapa instansi pemerintah dan pejabat.
Ia pernah mendapat undangan ke kediaman Letjen (Purn) AM Hendropriyono. Saat itu, Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan istri juga hadir.
Ida Dayak pernah melakukan pengobatan di Denpom Divif 1 Kostrad untuk Masyarakat Wilayah Bogor pada tanggal 26-28 Maret 2023 lalu.
4. Banjir Pasien Membuat Kemacetan Jalan
Pengobatan di Cilodong baru-baru ini menimbulkan kemacetan karena ada banyak orang yang ingin berobat. Ratusan orang memadati area Kostrad Cilodong, Depok, untuk mendapat pengobatan gratis dari Ida Dayak.
Ramainya orang yang mengikuti pengobatan Ida Dayak membuat kemacetan sepanjang jalan di Jalan Raya Bogor arah Jakarta, di sekitar Cilodong, Depok. Warganet di sekitar pun mengeluhkan kemacetan ini melalui media sosial.
5. Selalu Ramai Pasien
Setelah video tentang penyembuhan viral, pengobatan Ibu Ida Dayak di mana pun menjadi ramai karena ingin pasiennya ingin sembuh.
Walaupun banyak masyarakat yang ingin mendapatkan pengobatan, wanita berusia 51 tahun itu memilih untuk menggratiskan pengobatannya. Ia hanya menjual minyak racikannya sendiri seharga Rp 50.000 per botol.
Apapun jenis pengobatan yang kita lakukan, sudah seharusnya menjadikan hal tersebut sebagai wasilah penyembuhan. Bukan berarti seratus persen memercayai, tetapi sebagai bentuk ikhtiar untuk mengeluarkan belenggu diri dari rasa sakit.
Namun, semua hal tersebut juga kembali ke kuasa Tuhan. Sehebat apapun pengobatannya pasti ada campur tangan Tuhan (*).





