SEMARANG, beritajateng.tv – Terjadi sebuah penembakan massal yang berlangsung di Maine, Amerika Serikat (AS). Adapun dari peristiwa ini, 22 korban tewas dan 60 lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa ini tepatnya terjadi pada Rabu, 26 Oktober 2023. Melansir dari NBC News, Keppolisian Negara Bagan Maine dan seorang sheriff county sebelumnya melaporkan ada penembak berkeliaran pada Rabu malam namun tidak ada keterangan lebih lanjut.
“Ada penembak berkeliaran di Lewiston,” kata polisi negara bagian Maine dalam unggahannya di X. “Kami meminta orang-orang agar berlindung di tempat. Harap tetap berada di dalam rumah.” lanjutnya.
Melansir dari NBC News, dari keterangan polisi Lewiston, Departemen Kepolisian Lewiston di Facebook mengidentifikasi orang yang terlibat dalam penembakan massal di bar dan arena bowling sebagai Robert Card, (40), dan mengatakan bahwa dia harus “dianggap bersenjata dan berbahaya.
BACA JUGA: Detik-detik Penembakan Oleh Pelajar 14 Tahun di Bangkok, Sempat Kirim Pesan Ini
Sebelumnya, polisi mengunggah tiga foto tersangka asing menunjukkan senjata semi-otomatis. Selain itu juga terdapat gambar SUV putih untuk meminta masyarakat mengidentifikasi keduanya.
Posting pelaku penembakan di Maine, AS
Melansir Reuters, Kantor Sheriff Androscoggin County juga memposting foto tersangka, seorang pria berjanggut dengan jaket hoodie coklat dan celana jeans memegang senapan dalam posisi menembak.
Sebagai informasi, Lewiston merupakan kota di Androscoggin County yang terletak sekitar 56 km sebelah utara kota terbesar Maine di Portland.
Atas kejadian ini, Presiden Joe Biden telah diberikan pengarahan dan akan terus dikabari soal penembakan ini. Hal ini pun beritajateng.tv lansir dari Antaranews.
Presiden berbicara melalui telepon secara pribadi kepada Gubernur Maine Janet Mills, Senator Angus King dan Susan Collins, dan Anggota Kongres Jared Golden tentang penembakan di Lewiston dan menawarkan dukungan penuh federal setelah serangan itu, kata Gedung Putih.
BACA JUGA: Penembakan di Kantor MUI, Korban Luka-luka Hingga Dibawa ke Rumah Sakit
The Sun Journal melaporkan penembakan di tiga bisnis terpisah: Schemengees Bar & Grille Restaurant, pusat distribusi Walmart, Sparetime Recreation.
Adapun Pusat Medis Central Maine di Lewiston menyebut bahwa pihaknya “bereaksi terhadap korban massal, peristiwa penembakan massal” dan berkoordinasi dengan rumah sakit setempat untuk menerima pasien.(*)




