SEMARANG, beritajateng.tv – Sistem pertahanan Israel yang bernama Iron Dome dikabarkan eror saat hendak serang Gaza, Palestina. Rudal senjata tersebut menghantam rumah warga dan rumah sakit di Tel Aviv.
Hal terkait Iron Dome Israel yang mengalami eror atau malfungsi ini pun beredar secara luas di sosial media, terutama platform X baru-baru ini, yakni Senin, 6 November 2023.
“Interceptor Iron Dome milik Israel kabarnya mengalami malfungsi. Sistem tersebut berbalik arah dan menghantam beberapa rumah serta sebuah rumah sakit di Tel Aviv.” demikian bunyi keterangan dari akun X QYDS News Network.
Adapun di dalam rekaman yang beredar tersebut, tampak dua rudal dari Iron Dome meluncur. Tembakan pertama tak mengalami masalah, namun yang kedua mengalami eror.
Lebih detailnya, rudal yang Iron Dome interceptor tembakkan berbelok dan gagal meluncur ke kawasan Palestina. Rudal tersebut berbalik arah dan menghantam sebuah rumah dan rumah sakit di Tel Aviv, Israel.
Karena rudal yang mengalami eror tersebut, rumah dan rumah sakit di Israel hancur.
Penjelasan pihak Israel terkait Iron Dome yang eror
Dari informasi yang beredar, kejadian soal rudal Israel yang eror tersebut terjadi pada Minggu, 5 November 2023. Adapun atas kejadian ini, pihak Israel mengatakan bahwa terjadi kesalahan pada Iron Dome dan rudalnya jatuh ke jalanan.
Selain itu menurut Israel akibat Iron Dome error juga tidak menyebabkan korban jiwa dan tidak menyebutkan kondisi rumah sakit yang terkena rudal dari iron dome.
Melansir dari Eurasia Review, Iron Dome adalah sistem pertahanan udara jarak pendek darat-ke-udara Israel yang mencegat rudal, roket, bahkan drone yang masuk dengan menghancurkannya di udara. Sistem tersebut telah terjaga sejak 2011. Israel diyakini memiliki 10 sistem seperti itu. Sistem pertahanannya memiliki jangkauan hingga 70 kilometer.
Radar Deteksi dan Pelacakan di dalam Iron Dome mendeteksi roket di udara dan mengirimkan informasi ke sistem kendali senjata, yang kemudian melakukan perhitungan cepat untuk mendeteksi lintasan proyektil yang masuk dan menghancurkannya di udara.
Di tengah serangan Hamas, sistem pertahanan Iron Dome menghadapi serangan 5.000 roket dalam waktu 20 menit.
Dengan profilnya yang menakjubkan tersebut, membuat Iron Dome ini sebagai objek sistem pertahanan yang Israel banggakan.
Namun, kegagalan rudal yang meluncur ini menambah daftar memalukan bagi militer Israel yang dipandang para sejarawan dan akademisi militer memiliki sistem pertahanan yang canggih.(*)





