SEMARANG, beritajateng.tv – Jalan Semarang-Purwodadi tutup imbas jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Kebonagung, Kabupaten Demak, pada Selasa, 22 Januari 2025.
Pasalnya, aliran Sungai Tuntang yang meluap deras membuat tanggul tak mampu menahan tekanan. Akibatnya, air meluber hingga merendam jalan utama yang menghubungkan Kota Semarang dengan Purwodadi, Grobogan.
BACA JUGA: Imbas Banjir di Grobogan, Ini Daftar Perjalanan Kereta yang Batal & Beralih ke Rute Alternatif
Penutupan jalan Semarang-Purwodadi ini berlangsung sementara waktu guna menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah kerusakan yang lebih besar.
Pengendara pun terpaksa mencari jalur alternatif agar tetap bisa melakukan perjalanan tanpa hambatan.
BACA JUGA: Pakar Ingatkan Ancaman Banjir di Puncak Musim Hujan Bulan Januari-Februari: Pantura Paling Rawan
Sebagai informasi, pengguna jalan yang menggunakan kendaraan kecil dapat memilih rute melalui Jeketro. Dari pertigaan Pasar Jeketro, ambil arah menuju Truko dan lanjutkan perjalanan ke Penawangan.
Setelah itu, ikuti jalan menuju Purwodadi kota. Jalur ini juga bisa kendaraan lalui dari arah Purwodadi menuju Semarang. Namun, pengguna rute ini harus berhati-hati karena ruas jalan cukup sempit.
BACA JUGA: Tanggul Sungai Tuntang Jebol, Jalur Lalu Lintas Semarang-Purwodadi Beralih ke Demak
Sedangkan, untuk kendaraan besar, sebaiknya melewati jalur Dempet. Dari arah Semarang, pengendara dapat mengambil rute menuju Dempet yang akan tembus hingga pertigaan Bugel di Godong.
Jalur tersebut lebih aman dan memungkinkan kendaraan besar melintasi tanpa kendala berarti.
Upaya pencarian jalur alternatif ini menjadi solusi sementara hingga perbaikan tanggul rampung. Masyarakat mesti tetap waspada selama menggunakan jalur alternatif yang ada. (*)





