Jateng

Jamin Seleksi Paskibraka Jateng No Titip-Titip, Kepala Kesbangpol: Ada yang ‘Minta Tolong’, Tapi Saya Abaikan

×

Jamin Seleksi Paskibraka Jateng No Titip-Titip, Kepala Kesbangpol: Ada yang ‘Minta Tolong’, Tapi Saya Abaikan

Sebarkan artikel ini
Seleksi Paskibraka
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah, Harso Susilo, saat ditemui di Kantor Kesbangpol Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa, 4 Agustus 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah, Harso Susilo, mengakui sempat ada pihak yang mencoba memberikan atensi atau menitipkan peserta dalam proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Meski demikian, Harso menegaskan seluruh permintaan tersebut tidak memengaruhi hasil seleksi. Menurutnya, seluruh peserta ԁipilih murni berdasarkan nilai yang ԁiberikan para juri profesional.

“Juri kami semuanya profesional. Jadi semuanya murni, no titip-titip dan no jastip. Hal-hal semacam itu saya abaikan. Meskipun ada yang meminta atensi, kami tetap berpatokan pada hasil nilai dari para juri,” ujar Harso saat beritajateng.tv jumpai di Kantor Kesbangpol Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa, 4 Agustus 2026..

Menurut pengakuannya, penilaian ԁilakukan secara menyeluruh mulai dari tes kesamaptaan fisik oleh TNI dan Polri, tes kesehatan, wawasan kebangsaan, pelajaran umum, hingga tes psikologi. Penentuan akhir peserta juga melibatkan tim dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

“Yang memegang kunci adalah juri dari BPIP Jakarta. Merekalah yang menentukan semuanya,” kata Harso.

Saat ԁitanya lebih lanjut mengenai bentuk titip-menitip selama proses seleksi, Harso menjelaskan tidak ada permintaan secara langsung. Namun, ia mengungkap ada sejumlah pihak yang mencoba meminta perhatian khusus terhadap peserta tertentu.

“Bukan titip secara langsung, tapi ada yang menanyakan atensi, minta tolong, dan sebagainya. Tapi saya enggak gubris,” tegasnya.

BACA JUGA: Cerita Hilmi, Siswa SMAN 1 Salatiga yang Lolos Paskibraka Nasional 2026 Wakili Jawa Tengah

Harso kemudian mengibaratkan peserta Paskibraka yang ia inginkan bak ayam Bangkok, bukan ayam Leghorn.

“Saya itu maunya ayam Bangkok yang siap bertarung, tapi kok saya malah ԁisodori ayam Leghorn. Cuma menang gede badannya saja, saya enggak mau. Jadi benar-benar kami tes murni,” ucap Harso.

Ia memastikan, peserta yang lolos harus memiliki kualitas terbaik agar mampu bersaing hingga tingkat nasional.