Medali perunggu juga diraih M Yasin dari Angkat Besi di kelas 73 kilogram, Berthdigna Devi di cabang Panjat Tebing di nomor beregu putri Speed Relay PON 2024.
Mariana Rossa yang berlaga di cabor Atletik di nomor Lempar Cakram juga meraih medali perunggu. Adapun medali perunggu juga diperoleh Yuse Aurelia Alhayyu dari cabang Sambo.
Pelari kembar Blora, Adith Rico dan Adith Rici menyumbang medali perunggu di nomor lari estafet 4×100 meter.
Sedangkan Chelsie Rosalinda yang tampil di drumband bersama atlet daerah lainnya memborong dua medali perunggu dan dua perak masing-masing di nomor LKKB 6 kilometer putri, LKKB 8 km mix, LKKB Etape 1 dan LKKB Etape 2.
Medali perak PON 2024 lainnya dipersembahkan Adith Rico di nomor lari 100 meter putra, lari estafet 4×400 meter putri oleh Bektiningsih Primadianfitri dkk, serta Panjat Tebing di nomor Boulder putra dan putri oleh Ahmad Hafidz dkk dan Najiha Zahra dkk.
BACA JUGA: Tradisi Medali Emas Tinju Terputus, Atlet Tinju Jateng Harus Puas dengan Medali Perak di PON 2024
Nomor Speed Klasik Mix yang dipertandingkan terakhir hari Kamis sore ini akhirnya mencatatkan sejarah bagi Blora. Berthdigna Devi Surya Kusuma mendapat medali emas.
Medali inipun menyamai prestasi yang ia dapatkan di PON 2021 Papua. Ketika itu Bertdigna Devi dkk meraih emas di nomor Speed Relay bersama atlet Blora lainnya yakni Agustina Sari serta pemanjat tebing Grobogan Aries Susanti Rahayu.
Ketua Umum KONI Blora H Setiyono mengemukakan, dengan keberhasilan ini, KONI Blora sudah berencana akan memberikan apresiasi kepada para atlet Blora yang memperoleh medali dengan memberikan dana pembinaan.
Menurutnya, prestasi para atlet Blora ini juga untuk bahan evaluasi dalam pembinaan atlet di masa yang akan datang.
‘’Terutama dalam menghadapi Kualifikasi Porprov Jateng tahun 2025 dan Porprov Jateng tahun 2026,’’ tegasnya.





