SEMARANG, beritajateng.tv – Pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh sebenarnya tidak sesulit yang kita bayangkan. Cara melakukannya sangat mudah, hampir sama dengan puasa pada umumnya.
Perbedaannya terletak pada waktu pelaksanaannya, yaitu hanya pada hari-hari putih, yaitu saat bulan purnama. Kapan tepatnya hari putih itu? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh
“Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, “Kekasihku (Rasulullah SAW) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak pernah meninggalkannya hingga aku mati, yaitu berpuasa tiga hari setiap bulan (ayyamul bidh), mengerjakan sholat Dhuha, dan mengerjakan shalat Witir sebelum tidur.” (HR Bukhari)
BACA JUGA: Jangan Skip! Deretan Promo Makanan Hari Kemerdekaan HUT RI yang Wajib Kamu Klaim
Cara melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh serupa dengan puasa lainnya. Yaitu dengan menahan diri dari segala pembatal puasa, seperti makan, minum, dan hawa nafsu lainnya, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Pelaksanaannya yaitu pada saat rembulan tengah bersinar terang, umumnya yaitu pada tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas pada setiap bulan Hijriah.
Secara umum, puasa tidak hanya merupakan ibadah yang mendatangkan pahala, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik dan kesejahteraan mental.
Bagi umat Muslim, melaksanakan puasa secara rutin, baik puasa wajib maupun sunnah, dapat membawa kebaikan bagi kehidupan di dunia maupun di akhirat.
Ibadah seperti sholat, puasa, hingga haji, masing-masing memiliki pahala yang sangat besar dan dapat mengangkat derajat kemuliaan kita sebagai hamba di hadapan Allah.
BACA JUGA: Jelang Hari Ulang Tahun ke-79 RI, Blora Gelar Berbagai Lomba Olahraga
Bahkan, kita tidak dapat memperkirakan seberapa besar pahala yang kita terima, karena hanya Allah yang mengetahui dengan pasti.
Puasa ini dilakukan dengan niat sebagai ibadah yang ditujukan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Adapun niat untuk melaksanakan puasa tersebut yaitu,
Niat Puasa
Nawaitu sauma ayyami bidh sunnatan lillahi ta’ala.
“Saya niat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah ta’ala.”
Manfaat puasa juga meliputi perbaikan pola makan, karena puasa mengajarkan kita untuk lebih bijak dalam mengatur konsumsi makanan. Tubuh mendapat kesempatan untuk pulih, yang dapat memperlambat proses penuaan sel dan berpotensi memperpanjang usia.
Dalam hal kecantikan, puasa dapat merawat kulit, membuatnya lebih sehat dan bercahaya.
Selain itu, puasa juga dapat mengurangi nyeri sendi dan gejala encok, serta menurunkan risiko berbagai penyakit kronis seperti hipertensi, penyakit jantung, diabetes, dan gangguan ginjal. (*)





