“Kami menyambut baik inovasi Pemkot Semarang membuat Rumah Pelita untuk penanganan stunting lintas sektor khusus baduta,” ungkap Bintang. Pihaknya menilai Wali kota beserta jajaranya gerak cepat dalam membuat inovasi isu perempuan dan anak.
Menurut Bintang, kunci dari penanganan stunting yakni sinergi kolaborasi dan hal tersebut yang dlakukan oleh Pemkot Semarang melalui Rumah Pelita dengan melibatkan berbagai lintas sektor. Ia berharap inovasi semacam ini dapat menjadi inspirasi dan dicontoh daerah lain.
“Di sini ada praktik baik, kenapa ini tidak direplikasi di kabupaten/kota terdekat dulu. Kalau ini dapat memberikan inspirasi yang menjadi harapan bapak Presiden mudah-mudahan direplikasi tidak hanya di Jawa Tengah tapi juga seantero nusantara,” ungkap Bintang. (*)
Editor: Elly Amaliyah





