Sumber penghasilan kedua yang dinilai penting adalah side income atau pendapatan sampingan. Sumanto menilai, masyarakat desa memiliki banyak peluang untuk memperoleh tambahan pendapatan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utamanya sebagai petani. Salah satu peluang yang ia contohkan adalah menjadi perantara atau makelar dalam transaksi jual beli barang.
Aktivitas tersebut, menurutnya, dapat dilakukan dengan memanfaatkan jaringan pertemanan, hubungan antarwarga, maupun pengetahuan mengenai barang dan komoditas yang ada di lingkungan sekitar.
BACA JUGA: Sumanto Ajak Anak Muda Manfaatkan Ponsel jadi Sumber Penghasilan Lewat Konten Afiliator
“Jangan merasa bahwa kalau kita petani, penghasilan kita hanya dari sawah. Ada banyak aktivitas ekonomi yang bisa dilakukan di sela pekerjaan utama. Yang penting dikelola dengan baik, dan memberikan tambahan bagi keluarga,” ujarnya.
Ia menilai, pendapatan sampingan meski nilainya tidak selalu besar tetap memiliki arti penting bagi rumah tangga. Pemasukan harian atau mingguan dari aktivitas ekonomi tambahan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga pendapatan utama tidak seluruhnya habis untuk biaya rumah tangga. Dengan pola tersebut, keluarga petani memiliki ruang lebih besar untuk menyisihkan sebagian pendapatan utama untuk kebutuhan lain, termasuk tabungan maupun pengembangan usaha.
Lahan Kosong Bisa Jadi Sumber Pendapatan
Selain pendapatan utama dan sampingan, Sumanto juga mendorong masyarakat untuk mulai memikirkan sumber pendapatan yang dapat memberikan hasil secara berkala. Ia menyebut pemanfaatan lahan kosong di sekitar rumah sebagai salah satu pilihan yang bisa dikembangkan.
Lahan yang selama ini tidak produktif, sebenarnya dapat memberikan nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat. Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk menanam berbagai jenis sayuran atau mengembangkan peternakan dalam skala rumah tangga.
“Kalau ada lahan kosong di sekitar rumah, jangan dibiarkan begitu saja. Bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran atau beternak ayam kampung. Tidak harus langsung besar, yang penting dimulai dan dikelola secara konsisten,” kata Sumanto.





