“Jadi kalau mau sejahtera harus punya active income, side income, dan passive income. Pendapatan utama untuk menopang kebutuhan keluarga, pendapatan sampingan untuk memperkuat keuangan harian, dan aset atau usaha produktif untuk menjadi sumber pemasukan berkelanjutan,” kata Sumanto.
Ia berharap, gagasan tersebut dapat mendorong masyarakat pedesaan untuk lebih berani melihat peluang ekonomi di lingkungan masing-masing. Tidak harus dimulai dengan usaha besar, tetapi dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan kemampuan modal, lahan, tenaga, dan jaringan yang dimiliki.
Menurutnya, petani memiliki modal penting berupa lahan, pengalaman, serta pengetahuan mengenai berbagai aktivitas ekonomi di lingkungan pedesaan. Jika potensi tersebut dikelola secara terencana dan konsisten, peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga akan semakin terbuka.
Sumanto pun mengingatkan agar tambahan penghasilan tidak seluruhnya digunakan untuk konsumsi. Sebagian keuntungan, sebaiknya disisihkan untuk tabungan atau diputar kembali sebagai modal usaha. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





