Dampak positif pemberdayaan ini tidak hanya berhenti pada skema investasi warga, tetapi juga menyentuh urat nadi perekonomian UMKM setempat. Segala kebutuhan bahan baku kuliner yang dijajakan di seluruh area wisata dipasok sepenuhnya oleh masyarakat sekitar.
Hal ini menujukkkan bahwa kehadiran Sendang Kun Gerit telah menciptakan ekosistem ekonomi mandiri yang perputarannya langsung terasa. Sekaligus mengangkat taraf kesejahteraan warga lokal secara merata. Total kebutuhan belanja bahan baku minimal Rp238 juta per bulan.
Dari sisi tiket, kawasan wisata ini sangat ramah di kantong. Hanya dengan Rp5.000, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan kawasan dan akses ke pemandian mata air. Jika ingin bermain di waterboom, cukup menambah biaya Rp10.000. Sementara untuk fasilitas menginap seperti villa dan glamping, harga di tawarkan sangat bersahabat mulai dari Rp250.000 per malam. Semua transaksi tersebut terfasilitasi dengan mudah melalui sistem pembayaran digital QRIS Bank Jateng.
Faktor keselamatan turut menjadi prioritas absolut pengelola. Para Ranger dan tim keamanan kolam telah terbekali pelatihan khusus bersertifikat dari PMI dan BPBD Kabupaten Sragen, dengan dukungan peralatan P3K yang memadai serta armada ambulans yang selalu siaga di lokasi.
BACA JUGA: Bank Jateng Syariah Perkuat Sinergi Umat dan Ekonomi Syariah di Milad ke-18
Keunggulan fasilitas dan tata kelola yang profesional ini membuat Sendang Kun Gerit sering menjadi jujugan tamu VIP. Tokoh-tokoh penting seperti Menteri Wihaji, Bupati Sragen, jajaran Anggota DPRD Jawa Tengah, para pejabat dari kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, hingga deretan YouTuber dan influencer ternama tercatat pernah singgah menikmati asrinya kawasan ini.
Menyambut momen libur sekolah, pengelola Sendang Kun Gerit telah menyiapkan promo spesial khusus untuk rombongan instansi sekolah. Yakni berupa diskon harga tiket. Bagi masyarakat yang ingin menikmati liburan dengan perpaduan alam yang asri dan fasilitas modern, informasi lebih lanjut dapat terakses melalui akun Instagram resmi @wisatasendangkungerit. (*)
Editor: Farah Nazila





