Ia mengatakan, Disdikbud Provinsi Jawa Tengah akan terus berupaya untuk memberikan fasilitas sekolah tersebut. Pasalnya sekolah ini dibutuhkan sebagai jembatan pendidikan anak didik memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan.
“Tanggal 3 Mei 2023 nanti, kita berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota juga Kemenag itu untuk bersama-sama bergerak bersama, namanya serentak bergerak bersama untuk bareng-bareng kita mengentaskan masalah anak putus sekolah dan anak tidak sekolah baik itu melalui jalur formal maupun melalui paket A,B, ataupun C,” tutupnya (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





