Uncategorized

Fenomena Jastip Konser Tiket: Peluang Bisnis Baru di Tengah Penjualan yang Serba Online

×

Fenomena Jastip Konser Tiket: Peluang Bisnis Baru di Tengah Penjualan yang Serba Online

Sebarkan artikel ini
Jastip tiket
Ilustrasi. Bisnis Jastip tiket jadi peluang bisnis baru di era digital. Sumber: freepik.

SEMARANG, beritajateng.tv – Peluang bisnis jasa titip (jastip) tiket online semakin terbuka lebar seiring dengan meningkatnya permintaan dari konsumen yang ingin membeli tiket secara mudah dan praktis.

Tingginya antusias calon pembeli tak jarang membuat laman penjualan menjadi lambat bahkan ngedown. Hasilnya, beberapa orang harus gigit jari tidak mendapat tiket karena kalah bersaing dengan orang lain.

Lintang Titah Nastiti, lulusan Jurusan Bimbingan Konseling (BK) Unnes melihat fenomena tersebut sebagai peluang bisnis. Berawal dari niatnya menonton festival musik lokal pada 2022 lalu, Lintang malah berhasil membuka ladang cuan baru.

“Waktu itu niatnya nonton Pestapora, kan itu konser pertama kali setelah pandemi Covid, waktu itu belinya susah tiba-tiba udah sold out. Akhirnya kepikiran buka jastipan,” ceritanya kepada beritajateng.tv, Senin (1/5/2023).

Lintang yang saat itu sedang mengerjakan skripsi akhirnya memberanikan diri memulai bisnis jastip tiket. Bersama satu temannya, Lintang menawarkan jastip tiket pertamanya melalui media sosial Twitter. Namun, karena waktu itu adalah pengalaman pertamanya, ia hanya berhasil mendapatkan dua tiket.

“Pertama kali cuma dapet dua tiket karena belum tau cara ‘war’ bagaimana, persiapan juga belum matang. Waktu itu cuma pake hp dan itu berdua aja sama teman,” lanjutnya.

Setelah itu, Lintang mulai serius menekuni bisnis jastip tiketnya. Berbagai persiapan ia lakukan demi bisa menembus laman penjualan tiket. Kini, tak hanya konser lokal, Lintang juga melayani jastip konser Kpop, fanmeet artis, tur stand up comedy, hingga tiket kereta.

Meskipun sebagian konsumen menganggap menimbun tiket, bisnis jastip jelas berbeda dengan calo. Jastip tiket seperti yang Lintang lakukan ini menawarkan jasa untuk mendapatkan tiket melalui pembelian online. Pun pembelian ia lakukan menggunakan data-data calon pembeli.

“Sistemnya pembeli isi data diri dulu, itu sekalian tanda mereka booking jastip kita. kemudian baru aku yang beliin di website, detail invoice pas kita udah dapet tiket juga masuk ke email pembeli. Jadi mereka dulu tetep yang bayar tiketnya,” ujarnya.

Kendala Jastip Tiket: Website Eror hingga Dighosting Pembeli

Setahun berjalan, Lintang mengaku kendala besar yang dihadapi adalah website yang terkadang eror. Menurutnya, beberapa festival musik di Indonesia memaksa menggunakan website sendiri untuk menghindari pajak. Hasilnya, website sering eror karena banyaknya pembeli.

Kendala lain, Lintang mengaku beberapa kali tidak bisa mempromosikan bisnis jastip tiket secara maksimal karena beberapa promotor membatasi akses komentar di sosial media. Selain itu, karena Lintang tidak menggunakan uang muka bagi pembeli, beberapa kali pembelinya pernah kabur dan tidak membayar fee jastip Lintang.

“Beberapa kali ada customer ngilang atau tidak jadi beli, mungkin lupa atau bagaimana, tapi itu manusiawi. Aku lebih fokus kepada kesiapan website penjualan tiket, karena kalau eror gitu nggak bisa apa-apa, pernah 30 menit cuma dapat satu tiket,” ungkapnya.

Kini, Lintang bersama empat temannya melalui Tix.Tickets sudah berhasil membantu banyak pembeli yang ingin bertemu idolanya. Banyaknya jastip tiket membuat Lintang memegang teguh prinsip untuk menjaga kepercayaan pelanggan dengan sebaik mungkin.

“Dibantunya sama temen-temen saja, buat lebih aman, aku nggak mau ambil dari orang lain karena untuk menjaga tanggung jawab aja. Karena kan jastip gini otomatis ada data-data pembeli, kalau sama temen lebih terjaga,” tutup Lintang.

Harga yang ditawarkan Lintang pun bisa dibilang terjangkau. Ia mematok harga jastip mulai dari Rp 35 ribu untuk per tiketnya. Bahkan, beberapa tiket dijual kurang dari Rp 35 ribu, tergantung harga tiket yang akan dibeli (*).

Editor: Andi Naga Wulan. 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp