SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023, Selasa 2 Mei 2023. Upacara tersebut berlangsung di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Uswatun Hasanah mengatakan peringatan Hardiknas ini menandai tahun kebangkitan sekaligus 24 episode Merdeka Belajar.
Menurut keterangannya, prestasi Jateng di bidang pendidikan berada di peringkat satu ini menjadi penyemangat baru bagi seluruh tenaga pendidik.
“Alhamdullilah hari ini telah terlaksana peringatan Hardiknas 2023 dan Pak Gub sendiri yang menjadi pembina upacara, ini luar biasa. Harapannya tentu tahun ini Jawa Tengah bisa lebih baik lagi,” ucap Uswatun usai menghadiri upacara peringatan Hardiknas di halaman Kantor Gubernur Jateng, Selasa 02 Mei 2023.
“Mempertahankan memang tidak mudah tapi Insyaallah kita tidak hanya bertahan, tapi akan terus meningkat dari prestasi kita yang sudah ada,” imbuhnya.
Meskipun begitu, ada PR yang mesti terselesaikan oleh pihaknya. Salah satunya ialah membangun sekolah negeri untuk 17 kecamatan di Jateng yang belum memiliki SMA/SMK Negeri.
“Memang ada beberapa titik blankspot yang memang belum ada sekolah negeri di kecamatan tersebut, namun ini berproses. Maka hadirnya sekolah swasta pun juga menjadi bagian penting untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Jateng,” tandasnya.
Pembangunan Sekolah di Jawa Tengah
Adapun 17 daerah tersebut adalah Kecamatan Pagentan, Kecamatan Tawangmangu, Dusun Rahtawu Kecamatan Gebog, Kecamatan Kemalang, Kecamatan Pancur, Kecamatan Karangtengah, Kecamatan Batuwarno, Kecamatan Poncowarno, Kecamatan Tlogomulyo, Kecamatan Bejen, Kecamatan Gladagsari, Kecamatan Kalikotes, Kecamatan Tamansari, Kecamatan Ngaringan, Kecamatan Madukara, Kecamatan Kebonarum, dan Kecamatan Wonosamudra.
Uswatun menyebut, dari 17 daerah yang menjadi titik blankspot tersebut terdapat 2 (dua) kecamatan yang sudah terselesaikan pembangunan sekolahnya, yaitu SMA Pasar Kliwon dan SMK Pegentan.
Ia juga tengah menyelesaikan pembangunan tahap tiga untuk SMK Tawangmangu. Selanjutnya, ia menyelesaikan pembangunan SMK Lumber.
Tak hanya itu, ia tengah menyiapkan perencanaan untuk pembangunan satu sekolah negeri lagi di Kabupaten Demak.
Ia mengatakan, Disdikbud Provinsi Jawa Tengah akan terus berupaya untuk memberikan fasilitas sekolah tersebut. Pasalnya sekolah ini dibutuhkan sebagai jembatan pendidikan anak didik memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan.
“Tanggal 3 Mei 2023 nanti, kita berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota juga Kemenag itu untuk bersama-sama bergerak bersama, namanya serentak bergerak bersama untuk bareng-bareng kita mengentaskan masalah anak putus sekolah dan anak tidak sekolah baik itu melalui jalur formal maupun melalui paket A,B, ataupun C,” tutupnya (*).
Editor: Andi Naga Wulan.






