BLORA, beritajateng.tv – Sebanyak 33 anak telah mengikuti khitan secara massal oleh paguyuban warga Randublatung Katallasso.
Katallasso merupakan akronim dari “mengumpulkan orang” dan merupakan komunitas yang terdiri dari para perantau asal Randublatung yang tersebar di berbagai kota dengan latar belakang profesi yang beragam. Komunitas ini bersifat nirlaba dan tidak berafiliasi dengan organisasi lain.
Acara yang berlangsung di Rest Area Mepet Sawah Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, Minggu 7 Juli 2024. Kegiatan ini merupakan salah satu bakti sosial oleh komunitas Katallasso.
BACA JUGA: Puluhan Warga Kurang Mampu Antusias Ikuti Khitanan Massal di RSUD Blora
Liliek Prasetyo, Ketua Komunitas Katallasso, mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk membantu meringankan beban biaya khitanan bagi masyarakat Randublatung dan sekitarnya.
“Target kami 30 anak, tetapi dalam perkembangannya ada 3 anak tambahan yang melakukan registrasi. Total 33 anak yang ikut khitan,” ungkap Lilik, Minggu 7 Juli 2024.
Dalam pelaksanaan khitan massal, komunitas Katallasso tidak berjalan sendiri. Mereka mendapat dukungan dari beberapa sponsor, termasuk Paidin Family dan sebuah perusahaan rokok ternama di Jawa Tengah.
Hal ini bertujuan karena sebagian besar anggota Katallasso berdomisili di luar Kecamatan Randublatung.
Yitno, warga Kelurahan Wulung, dan Ahmad Cahyo, warga Kelurahan Randublatung, mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas adanya kegiatan bakti sosial khitanan ini.
“Terima kasih telah membantu anak kami, dan keluarga kurang mampu di Randublatung,” ujarnya.
Mereka menyatakan bahwa selain anak-anak mereka telah mencapai usia akil balig, panitia juga memberikan tali asih dan hiburan, sehingga semua merasa senang. (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





