Pendidikan

Kreatif dan Ramah Lingkungan! Siswa MTs Aswaja Semarang Sulap Barang Bekas Jadi Karya Bernilai

×

Kreatif dan Ramah Lingkungan! Siswa MTs Aswaja Semarang Sulap Barang Bekas Jadi Karya Bernilai

Sebarkan artikel ini
MTs Aswaja, Tengaran, Kabupaten Semarang,
Seorang siswa menunjukkan hasil kreativitas teman-temannya, di satuan pendidikan MTs Aswaja, Tengaran, Kabupaten Semarang, pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ada pemandangan yang menarik di satuan pendidikan MTs Aswaja, Tengaran, Kabupaten Semarang, pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kali ini.

Praktik gaya hidup ramah lingkungan segenap siswa/siswi di Mts lakukan, yang berlokasi di Jalan Masjid Besar, Kecamatan Tengaran, pada Sabtu 2 Mei 2026.

Ada banyak kegiatan yang siswa/siswi di MTs Aswaja ini lakukan dalam upaya mewujudkan kawasan belajar yang hijau, nyaman dan tentunya juga ramah lingkungan.

Mulai dari unjuk kreativitas melalui pemanfaatan limbah plastik serta barang bekas lainnya, hingga pembuatan lubang resapan (biopori) di lingkungan sekolah.

Kepala MTs Aswaja, Hafid Zaen Akhmad, mengungkapkan kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan edukasi gaya hidup ramah lingkungan, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan bagi siswa.

BACA JUGA: Cara Unik SMAN 1 Semarang Rayakan Hari Kartini: Siswi Kuasai Karawitan, Patahkan Stereotip

Menurutnya, siswa diajak memahami bahwa sampah plastik dan barang bekas dapat diolah menjadi produk bernilai guna. Bahkan berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Para siswa belajar mengolah botol dan galon bekas menjadi kerajinan tangan. Juga memanfaatkan kain perca, hingga mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk tanaman.

Meski belum diajarkan pemasaran, sekolah menilai keterampilan dasar ini penting sebagai bekal awal sebelum siswa terjun ke dunia wirausaha. Siswa juga di dorong untuk terus mengasah kreativitas agar mampu menciptakan produk yang inovatif.

Dari kegiatan tersebut, siswa berhasil menghasilkan berbagai karya menarik seperti akuarium dari galon bekas, pot tanaman unik dari botol plastik, hingga beragam hiasan dengan bentuk satwa yang estetik.

BACA JUGA: Unik! Potong Rambut dan Pijat Gratis Jadi Daya Tarik Karnaval Paskah 2026 di Jalan Pemuda

Salah satu siswa kelas 7, Muhammad Arrizal Rifai, mengaku bangga bisa membuat akuarium ikan hias dari galon bekas.

Ia menyebut proses pembuatannya cukup menantang karena membutuhkan pemanasan agar plastik mudah di bentuk. Meski harus berhati-hati karena panas, ia berhasil menyelesaikan karyanya dalam waktu sekitar 15 menit.

Kegiatan ini harapannya mampu membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan. Sekaligus kreatif dan mandiri dalam menciptakan peluang usaha di masa depan. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp