SEMARANG, beritajateng.tv – Menyikapi berbagai aksi demo yang diwarnai perusakan di sejumlah daerah di tanah air, warga Kabupaten Semarang diimbau tetap tenang dan tak mudah terprovokasi.
Terutama, dari berbagai informasi atau isu yang tidak jelas kebenarannya alias hoaks. Pasalnya, hal itu bisa menyesatkan dan mengancam stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat Kabupaten Semarang.
Maka itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengimbau segenap elemen masyarakat Kabupaten Semarang agar tak mudah mempercayai kabar dan berita-berita tak benar yang ingin memecah-belah persatuan dan kesatuan.
BACA JUGA: Pelajar Ditangkapi Saat Demo Semarang, Ini Cerita Ortu Tunggui Anaknya Dibebaskan Polda Jateng
“Mari kita bersama-sama bergandengan tangan. Kita tangkis berita-berita yang tidak benar di masyarakat,” jelasnya di sela menghadiri Karnaval Budaya HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan HUT ke-320 Ambarawa, Minggu, 31 Agustus 2025.
Ngesti berharap dengan kebersamaan ini segenap warga Kabupaten Semarang akan dapat menjaga dan merawat situasi kamtibmas yang sudah sangat kondusif, ayem, tentrem, dan sejuk seperti sekarang ini.
“Sekali lagi, mari bersama-sama kita saling menjaga. Juga mecegah berbagai tindakan yang dapat mengganggu stabilitas dan kondusifitas daerah yang sudah adem-ayem ini,” tegas Bupati Semarang.
Kabupaten Semarang masih kondusif walau demo merebak
Sejauh ini, Bupati bersama Forkopimda Kabupaten Semarang selalu berkomunikasi dengan seluruh masyarakat dari berbagai elemen. Baik forkopimcam, organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh agama, tokoh masyarakat, para relawan hingga satlinmas. Hal itu dalam rangka menjaga kondusifitas.
“Ini untuk membangun sinergitas yang baik dalam rangka menjaga kondusifitas daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, menekankan segenap elemen masyarakat Kabupaten Semarang harus mampu menjaga dan memelihara kondusifitas daerahnya.
“Karena Kabupaten Semarang ini merupakan milik semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” jelasnya kepada beritajateng.tv di Alun-Alun Tambakboyo, Ambarawa.
BACA JUGA: Ratusan Orang Tertangkap Demo Semarang Masih Polisi Tahan, Tim Bantuan Hukum Kecam Polda Jateng
Maka, tambah Ratna, seluruh warga Kabupaten Semarang jangan mudah terhasut atau terprovokasi oleh ajakan atau pengaruh dari pihak luar.
“Yang mana itu dapat mengganggu stabilitas keamanan setempat,” tuturnya.
Sejauh ini, masih lanjut Ratna, situasi di Kabupaten Semarang relatif terkendali dan tetap kondusif. Ia menyebut kemarin sempat berhembus isu demo tetapi masyarakat Kabupaten sendiri yang menolak dan menegaskan isu tersebut tidak benar.
“Intinya di luar antisipasi jajaran Polres Semarang, warga di Kabupaten Semarang juga menghendaki daerahnya tetap aman dan kondusif. Serta, tidak ada hal-hal apa pun yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





