SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyalurkan bantuan sebanyak 1.100 paket sembako kepada nelayan untuk meringankan beban ekonomi mereka selama musim paceklik atau musim barat.
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita), di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambaklorok.
Mbak Ita menyampaikan rasa empati kepada para nelayan yang terdampak cuaca ekstrem selama musim barat, yang berlangsung dari Desember hingga Februari.
BACA JUGA: Video Pemkot Semarang Anggarkan Rp80 Miliar untuk Makan Bergizi Gratis
Gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan deras membuat nelayan kesulitan melaut, sehingga berdampak pada pendapatan mereka.
“Kami menyadari bahwa masa seperti ini menjadi tantangan bagi para nelayan. Oleh karena itu Pemkot Semarang memberikan bantuan ini,” kata Mbak Ita.
Selain bantuan sembako, Mbak Ita juga berharap nelayan memiliki kegiatan alternatif untuk menambah pendapatan selama musim barat. “Kami akan berupaya membantu nelayan mendapatkan kegiatan alternatif untuk menambah penghasilan,” imbuhnya.
Pemkot Semarang telah melaksanakan berbagai program untuk mendukung nelayan di Tambaklorok, termasuk pembangunan sheet pile dan pemecah ombak.
Dukungan juga hadir dari anggota DPR RI Komisi V, Herviano, yang mengakomodir aspirasi warga terkait pembangunan infrastruktur tersebut.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Pemkot Semarang telah mengeluarkan Peraturan Walikota untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak nelayan dan petani.
Beasiswa Bagi Anak Nelayan dan Petani
Mbak Ita menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak nelayan dan menginstruksikan Dinas Perikanan dan OPD terkait untuk mensosialisasikan program beasiswa ini.
Bantuan sembako tersebut kepada 813 nelayan di wilayah timur Semarang (Kudu, Trimulyo, dan Tanjungmas). Serta 287 nelayan di wilayah barat (Tugurejo, Karanganyar, dan Mangunharjo). Seluruh bantuan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang. (*)





