Peristiwa

Mayat Pria Sudah Membusuk Ditemukan di Dalam Rumah di Blora, Ini Kata Polisi

×

Mayat Pria Sudah Membusuk Ditemukan di Dalam Rumah di Blora, Ini Kata Polisi

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Unnes | Narapidana Semarang Tewas | Karaoke Semarang | Tawuran Genuk | ASN Temanggung | Ibu Semarang | Duel Pelajar Semarang | Lansia Semarang Barat | Darso | Pembunuhan Peterongan | Mayat Kendal | ilustrasi mayat | Mayat Bawaslu | Pengusaha Tembaga
Ilustrasi korban. (Foto: Pixabay)

BLORA, beritajateng.tv – Warga Blora, Jateng kembali gempar dengan adanya temuan mayat pria yang sudah membusuk di dalam rumahnya, Selasa 2 April 2024 sekitar pukul 15.10 WIB.

Pria tersebut bernama Catur Dramawati (44), warga Kelurahan Kunduran, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora. Mayat pria tersebut ditemukan pertama kali oleh tetangganya, Adi (22). Ia mencium bau busuk yang menyengat dari dalam rumah korban.

BACA JUGA: Kenakan Baju Bertuliskan ‘Bawaslu’, Mayat Ditemukan Terapung di Kolam Limbah Tinja Kota Semarang

Adi kemudian memberitahu Danang Subekti (48) yang juga kepala desa setempat untuk membantu membuka pintu rumah korban.

Setelah pintu terbuka, mereka menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi terlentang. Kakinya terbuka dan tangannya terlentang. Korban juga mengeluarkan bau yang menyengat sehingga kuat dugaan sudah meninggal cukup lama. Peristiwa tersebut kemudian mereka laporkan ke Polsek Kunduran.

Kapolsek Kunduran AKP Kumaidi membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut.

“Kami langsung mendatangi TKP bersama tim medis Puskesmas Kunduran untuk melakukan pemeriksaan,” ungkap AKP Kumaidi.

Berdasarkan pemeriksaan oleh tim medis dari Puskesmas Kunduran, korban telah meninggal dunia kurang lebih dua hari. Saksi menemukan korban dalam keadaan tidur di lantai tanpa alas tidur dengan kipas angin yang menyala.

BACA JUGA: Diduga Telah Meninggal Beberapa Hari, Mayat Ditemukan Mengambang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Kapolsek menambahkan, korban memiliki riwayat penyakit asam lambung dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuhnya.

“Dugaan sementara, korban meninggal karena penyakit asam lambungnya,” jelasnya.

Petugas Polsek Kunduran bersama tim medis dari Puskesmas Kunduran telah melakukan olah TKP dan identifikasi korban. Jenazah korban kemudian petugas bawa ke rumah duka untuk dimakamkan. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp