SEMARANG, beritajateng.tv – Presiden Kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri terus menunjukkan komitmennya dalam penanganan stunting di Indonesia khususnya di Indonesia Bagian Timur.
Setelah sukses dengan perilisan buku tentang resep makanan Baduta (Balita di bawah dua tahun) dan Ibu hamil pertamanya. Kini, buku kedua gagasan Megawati khusus untuk masyarakat di Indonesia Timur siap untuk launching dalam waktu dekat.
Berbeda dengan sebelumnya. Buku berjudul “Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia, Wilayah Indonesia Bagian Timur” memiliki empat jilid sesuai klasifikasi.
BACA JUGA: Megawati Luncurkan Buku Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil: Untuk Generasi Emas Indonesia
Buku ini berupa empat jilid buku sesuai klasifikasi, di antaranya, untuk balita usia 6-8 bulan, 9-11 bulan, 12-24 bulan, dan untuk ibu hamil.
Rencana launching buku Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil ini bahkan telah mendapat persetujuan langsung oleh Megawati pada Minggu lalu.
Arahan Megawati Soekarnoputri untuk Mbak Ita
Megawati bertemu langsung dengan Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu selaku penyusun ulang buku resep ini.
Di kediaman Megawati Soekarnoputri, Mbak Ita sapaannya, menerima arahan-arahan langsung terkait draft buku yang telah tersusun untuk launching.
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, buku resep makanan Baduta dan Ibu Hamil dari Presiden RI Kelima, Megawati ini telah selesai penyusunan ulang dan siap launching. Untuk penerbitannya akan mendapat fasilitas dari BKKBN Pusat.
“Ibu Megawati banyak memberikan arahan dalam menyusun resep resep. Untuk Baduta dan Ibu Hamil untuk penanganan stunting khusus bagi masyarakat di Indonesia Timur,” ujar Mbak Ita, Selasa.
Alasan pembuatan buku bagi masyarakat Indonesia Timur, lanjut Mbak Ita, lantaran sumber dan bahan makanan di sana jelas sangat berbeda.
“Buku ini berisi menu dengan makanan utama sorgum, sagu dan jagung. Sedangkan untuk lauk, lebih pada olahan ikan. Sayur pun sama, kami buat dari bahan-bahan yang familiar di sana. Memang betul-betul kami siapkan untuk anak-anak stunting di sana,” papar Mbak Ita.
Di buku pertama, kata Mbak Ita, buku tersusun menjadi satu tanpa adanya klasifikasi usia. Sedangkan dalam buku yang akan launching ini ada 4 jilid sesuai klasifikasi.
“Peruntukan, Arahan beliau untuk membuat buku sesuai klasifikasi. Mulai dari usia 6-8 bulan, kemudian usia 9-11 bulan, usia 12-24 bulan dan untuk ibu hamil,” Paparnya.
Menurut dia, dengan pengklasifikasian ini bisa memudahkan ibu-ibu dalam menyiapkan menu sesuai usai balita, termasuk untuk ibu hamil yang dibuat khusus.
“Ini wujud komitmen kami untuk penanganan stunting di Indonesia, khususnya di Indonesia bagian Timur,” bebernya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





