Jateng

Melihat Isi Rumah Kosong Semarang yang Dijadikan Konten Horor: Berantakan dan Perabot Hilang

×

Melihat Isi Rumah Kosong Semarang yang Dijadikan Konten Horor: Berantakan dan Perabot Hilang

Sebarkan artikel ini
Konten Rumah
Ahmad saat menunjukkan isi rumahnya. Sebelumnya, sejumlah sejumlah konten kreator menerobos tanpa izin rumah Ahmad dan membuat konten horor. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa waktu yang lalu, seorang pemilik rumah di Kota Semarang melaporkan sejumlah YouTuber dan content creator karena membuat video horor tanpa izin di rumahnya.

Sebenarnya bagaimana penampakan rumah itu? Kami berkesempatan melihat langsung rumah itu pada Selasa, 30 Juli 2024 siang.

Secara sekilas, rumah yang terletak Jalan Abdurrahman Saleh Nomor 156 itu tampak sedikit megah. Lokasi rumah dua lantai itu berada di pinggir jalan persis, pengendara yang melintas bisa langsung melihatnya.

BACA JUGA: Terlaporkan Karena Bikin Konten Horor di Rumah Kosong Semarang, Ini Klarifikasi YouTuber Joe Kal

Rumah itu terlihat sudah lama tak berpenghuni. Terbukti, rumput dan dedaunan memenuhi akses masuk dari pagar utama hingga halaman. Sebuah spanduk “DIJUAL” juga terpasang tepat di pagar rumah.

Saat memasuki pintu utama, kesan horor langsung lenyap seketika. Sebab, ruangan terlihat lega dengan pencahayaan yang cukup. Hanya saja, kondisinya memang berantakan.

Debu bertebaran di mana-mana. Beberapa barang juga terlihat berserakan di lantai dan kasur kamar utama. Atap runtuh, lemari jebol, meja makan ambrol, hingga pecahan kaca ditemukan di penjuru bangunan.

Konten horor rugikan pemilik rumah: kondisi berantakan, perabotan hilang, hingga orang tak jadi beli

Mirisnya, pemilik rumah baru mengetahui rumahnya sudah dalam kondisi berantakan pada bulan Mei lalu. Padahal, saat terakhir berkunjung pada Oktober rumah masih baik-baik saja.

“Mereka menerobos lewat jendela. Saya tidak pernah memberikan kunci pada siapa pun,” ucap pemilik rumah, Ahmad, sembari memperlihatkan teralis yang terlepas.

Ahmad menyesalkan ulah para YouTuber dan kreator konten yang membuat video tak patut di rumahnya. Tentu, konten tersebut sangat merugikan karena rumah itu sedang dalam proses penjualan.

Misalnya, ia mencontohkan, ada konten yang mengklaim terdapat sosok mahluk halus perempuan penunggu rumah tersebut. Padahal, itu jelas mengada-ada.

BACA JUGA: Tambah Satu Lagi, Kini Pemilik Rumah untuk Video Horor di Semarang Polisikan 6 Content Creator

Selain itu, beberapa aset rumah juga hilang. Mulai dari 9 buah pendingin ruangan, TV, hingga perhiasan emas pun lenyap.

“Yang paling parah itu melakukan ritual jailangkung. Rumah kami ini isinya orang-orang religius tiba-tiba dimasukin oleh content creator itu yang mencoreng nama baik rumah kami,” sesalnya.

Ahmad sendiri telah berulang kali menegur YouTuber dan kreator konten terkait. Sayangnya, mereka tak mengindahkan teguran Ahmad ataupun melakukan itikad baik untuk sekadar meminta maaf.

Kini, Ahmad mantap melaporan mereka ke pihak Polrestabes Semarang ataupun Polda Jawa Tengah terkait ulah para kreator konten tersebut.

“Saya ingin keadilan dan saya yakin hukum di negara ini masih bisa ditegakkan,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp