Bahkan, pemerintah pusat dan pemerintah negara bagian di India menyetujui anggaran total PM Poshan sebesar ₹130.794,90 crore untuk periode 2021–2022 hingga 2025–2026, atau sekitar Rp24,33 triliun.
Skema anggaran sebesar itu menunjukkan feeding programme tersebut bukan program jangka pendek, melainkan komitmen kebijakan jangka panjang India dengan pengawasan yang ketat dan sokongan fiskal besar.
Tak hanya itu, pengelolaan program tersebut berjalan dengan konsep dapur secara desentralisasi. Makanan disiapkan langsung di dapur sekolah atau dapur komunitas lokal dengan melibatkan masyarakat dalam rantai pasok dan distribusi bahan pangan.
Pemerintah India juga menerapkan mekanisme pengawasan yang ketat terhadap higienitas dapur dan keamanan pangan. Pengawasan ini menjadi salah satu kunci utama keberhasilan pelaksanaan program dalam jangka panjang.
Selain pemenuhan gizi, pelaksanaan program juga mengedepankan penggunaan bahan pangan lokal. Komoditas seperti beras, sayur, telur, dan kacang-kacangan dipasok dari desa-desa sekitar, sehingga memberi dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.
Indonesia targetkan 82 juta penerima MBG pada 2026, Pulau Jawa catat dapur terbanyak dan jadi penggerak ekonomi pangan lokal
Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui BGN menargetkan MBG mampu menyasar sebanyak 82 juta penerima manfaat secara bertahap pada 2026 mendatang. Hingga November 2025, tercatat sebanyak 42,8 juta orang sudah menerima makan bergizi gratis dari 14.773 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) aktif.
Di Indonesia, salah satu daerah yang menjadi sorotan utama pelaksanaan MBG adalah Jawa Tengah. Saat ini, tercatat sebanyak 1.855 SPPG per September 2025 telah berjalan di Jawa Tengah. Sedangkan penerima MBG di Jawa Tengah per Oktober 2025 sudah sebanyak 5.750.525. Jumlah itu terdiri dari siswa TK hingga SMA/SMK, santri pondok pesantren, serta kelompok ibu hamil (bumil), ibu menyusui, hingga balita.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkap potensi anggaran yang akan Pemerintah RI gelontorkan untuk program MBG di Jawa Tengah sangatlah besar.





