“Misalkan bersama-sama dengan masyarakat untuk memberdayakan masyarakat yang ada di sekitar sini. Ibu-ibu PKK catering-nya mulai disiapin. Bapak-bapak kos-kosannya sudah mulai disiapin,” ujarnya.
Peluang tersebut semakin terbuka karena pembangunan Pakuwon Mall Semarang diperkirakan membutuhkan ribuan tenaga kerja.
Saat ini proyek masih berada dalam tahap pematangan lahan. Namun, kebutuhan tenaga kerja diproyeksikan meningkat ketika memasuki tahap konstruksi utama pada awal 2027.
“Untuk pekerjaan proyek yang nanti mungkin akan di awal-awal tahun 2027 itu kurang lebih sekitar 2.000 sampai 3.000 potensinya,” jelas Iful.
BACA JUGA: Alasan Pakuwon Group Pilih Gombel Lama untuk Proyek Superblock Senilai Rp9 Triliun
Pakuwon, lanjut dia, akan mengoptimalkan peluang tersebut bagi masyarakat sekitar, termasuk warga Tinjomoyo dan Kecamatan Banyumanik.
Warga yang memiliki keterampilan konstruksi dapat mengikuti kebutuhan tenaga kerja sesuai keahlian. Sementara bagi masyarakat tanpa keahlian khusus, terdapat sejumlah pekerjaan pendukung yang dapat disiapkan.
“Kalau mereka memang memiliki spesial skill untuk di konstruksi, ya monggo. Tapi kalau yang nonskill, kita akan upayakan untuk bisa masuk di beberapa pekerjaan yang memang nonskill,” katanya.
Pekerjaan tersebut antara lain berkaitan dengan landscape, kebersihan lingkungan, hingga petugas pengatur lalu lintas proyek atau flagman.
Setelah beroperasi, Pakuwon Mall Semarang juga diproyeksikan membuka peluang ekonomi yang lebih besar. Proyek yang dibangun di atas lahan sekitar 18,2 hektare itu ditargetkan mulai beroperasi pada 2029.
Perusahaan memperkirakan sekitar 10.000 tenaga kerja dapat terserap secara langsung maupun tidak langsung ketika mall beroperasi. Peluang tersebut juga diharapkan menciptakan efek berantai bagi usaha masyarakat.
Mulai dari warung, kos-kosan, jasa transportasi, parkir, hingga usaha kecil lainnya berpotensi berkembang mengikuti aktivitas kawasan.
Iful menegaskan, keberadaan Pakuwon Mall Semarang tidak ingin hanya menghasilkan pusat perdagangan. Perusahaan ingin pertumbuhan proyek berjalan beriringan dengan perkembangan masyarakat sekitar.





