“Yang ketiga, pemuda bisa menjadi leader, sebagai pemimpin di pedesaan,” ungkapnya.
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Semarang Bagus Suryokusumo menyatakan, dalam pembangunan desa, diperlukan pemuda yang aktif bersosialisasi. “Pemuda perlu berkomunikasi dengan sektor pemerintah misalnya camat, lurah kemudian berorganisasi masuk ke karang taruna, dan kegiatan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia). Pemberdayaan SDM itu misalnya menggunakan teknologi guna mempromosikan desa wisata,” tandasnya.
Sementara Plt Camat Tuntang Moh Sigit menambahkan, bakal terjadi seleksi alam bagi keberadaan para pemuda di desa. “Tinggal anak muda mau ambil peran atau tidak di desanya masing-masing,” ujarnya. (adv)





