BLORA, beritajateng.tv – Kemarau panjang, sejumlah perajin batu bata di Desa Tempurejo, Kecamatan/Kabupaten Blora, Jawa Tengah Kekurangan air.
Perajin Batu bata ini mengaku tidak bisa maksimal dalam memproduksi batu bata. Hal ini lantaran sulitnya mendapatkan air untuk mengolah tanah liat.
“Kalau musim penghujan kan pengolahan tanah gampang karena basah kena ait hujan,” ungkap Juremi, Kamis 21 September 2023.
BACA JUGA: Video 850 Desa Kekeringan, Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Air Bersih
Saat ini selain kesulitan mencari air, ia juga kesulitan mengolah bahan atau tanah liat yang kering dan keras.
“Jadi produksi kita tidak bisa maksimal, dibandingkan sebelumnya,” imbuh Juremi.
BACA JUGA: Perpanjang Antisipasi Kekeringan dan Dampak El-Nino, BPBD Jateng: Krisis Air Paling Parah di Blora
Akibat sulitnya mendapatkan air yang akan berguna untuk mengolah tanahnya, mengakibatkan ia harus mengurangi hasil produksinya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





