Ekbis

FOTO: Perempuan Kakao, Pulihkan Memori tentang Bumi

×

FOTO: Perempuan Kakao, Pulihkan Memori tentang Bumi

Sebarkan artikel ini
Indarwati (36), mengecek sejumlah buah kakao muda jenis Criollo di kebun miliknya, di Dusun Jurang Delik, Desa Margolelo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Ahad, 25 Oktober 2026. (Diaz A Abidin/beritajateng.tv)
Indarwati (36), mengecek sejumlah buah kakao muda jenis Criollo di kebun miliknya, di Dusun Jurang Delik, Desa Margolelo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Ahad, 25 Oktober 2026. (Diaz A Abidin/beritajateng.tv)
Setidaknya ada tiga menu hasil produksi dan kreasi Indarwati (36) di Rumah Cokelat Memukao di Desa Margolelo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Di antaranya Cokelat Aren 3 in 1, Cokelat Aren Signature, dan Cokelat Aren Less Sugar.
Setidaknya ada tiga menu hasil produksi dan kreasi Indarwati (36) di Rumah Cokelat Memukao di Desa Margolelo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Di antaranya Cokelat Aren 3 in 1, Cokelat Aren Signature, dan Cokelat Aren Less Sugar. (Diaz A Abidin/beritajateng.tv)

Pemasaran digital

Selain produk zero waste, dia mendapat ilmu pemasaran secara digital di Pertamina UMK Academy pada 2024. Dari sini dia mulai belajar hal-hal baru. Intinya bagaimana pemasaran produk melalui dunia digital. Termasuk media sosial.

Dia baru sadar, ternyata pemasaran menggunakan sarana digital termasuk media sosial menjadi penting. Indarwati mengaku terlena, karena selama ini menjual produk melalui event sudah berjalan.

BACA JUGA: Ekspor Jateng ke Timur Tengah Terhambat, Ongkos Kirim Naik Drastis

Kini, Indarwati mulai fokus pada membuat konten di media sosial. Baik melalui kanal Instagram, TikTok.

”Saya itu memang enggak aktif di media sosial. Sejak pelatihan itu saya mulai coba-coba untuk membuat konten dibantu anak saya,” katanya.

Salah satu produk inovasi lainnya yang menjadi unggulan di Rumah Cokelat Memukao milik Indarwati (36) di Kabupaten Temanggung, yakni Cokelat Kopi Koenyah. Camilan ini perpaduan biji kopi sangrai dengan balutan cokelat pasta. (Diaz A Abidin/beritajateng.tv)
Salah satu produk inovasi lainnya yang menjadi unggulan di Rumah Cokelat Memukao milik Indarwati (36) di Kabupaten Temanggung, yakni Cokelat Kopi Koenyah. Camilan ini perpaduan biji kopi sangrai dengan balutan cokelat pasta. (Diaz A Abidin/beritajateng.tv)

Pelan tapi pasti. Hal baik Indarwati tanam. Dia ingin membumikan kembali komoditas kakao dari Temanggung. Di antara riuhnya kopi, tembakau, gula aren, dan komoditas lain asal Temanggung yang sudah khalayak kenal.

Dari sektor hulu, Indarwati ingin menanam kakao secara organik tanpa pupuk dan pestisida kimia. Dia terus belajar dari banyak praktisi di luar sana.

“Saya ingin memastikan makanan terbaik untuk keluarga, juga untuk pelanggan. Karena pertanggungjawabannya sampai di akhirat. Saya ingin memberikan yang terbaik,” katanya yang juga tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) itu.