SEMARANG, beritajateng.tv – Misteri kematian satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia di Tenda Glamping Safari Nomor 3 Taman Wisata Alam Posong, Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, akhirnya terungkap.
Setelah hampir tiga pekan melakukan penyelidikan, Polres Temanggung bersama Polda Jawa Tengah menyimpulkan empat korban meninggal akibat keracunan gas karbon monoksida di dalam tenda glamping.
Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan, kesimpulan tersebut merupakan hasil rangkaian penyelidikan yang melibatkan puluhan saksi, autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, hingga pra-rekonstruksi di lokasi kejadian.
“Telah terjadi kematian empat orang dengan identitas Muhammad Ali Munawar, Maghfiroh, Bagas Amar Hakiki, dan Alvino Evan Hakim yang merupakan satu keluarga di dalam satu tenda di objek wisata Posong,” ujar Zamrul dalam konferensi pers di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin, 15 Juni 2026.
Keempat korban merupakan warga Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Polisi mencatat peristiwa tersebut pertama kali terungkap pada Rabu, 27 Mei 2026 sekitar pukul 15.45 WIB.
Dalam proses penyelidikan, polisi memeriksa total 27 saksi yang terdiri atas pengelola wisata, keluarga korban, warga sekitar, pengunjung lain, perangkat desa, ahli hingga anggota kepolisian yang pertama kali mendatangi lokasi.
Selain itu, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), autopsi, pemeriksaan laboratorium kriminalistik, analisis telepon seluler korban, serta pra-rekonstruksi untuk memastikan penyebab kematian.
Berdasarkan seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut, polisi menyimpulkan keempat korban meninggal akibat menghirup gas karbon monoksida di dalam ruang tertutup.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, pemeriksaan para ahli serta alat bukti lainnya, penyidik menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat keracunan gas karbon monoksida,” terang Zamrul.
Tiba Malam Hari, Keluarga Bawa Kompor Portable ke Dalam Area Glamping
Zamrul menjelaskan, keluarga tersebut tiba di kawasan wisata Posong pada Selasa malam, 26 Mei 2026.





