Politik

Program Kerja Luthfi-Yasin Ini Dinilai Samarkan Desentralisasi, Pengamat: Justru Itu Menguntungkan

×

Program Kerja Luthfi-Yasin Ini Dinilai Samarkan Desentralisasi, Pengamat: Justru Itu Menguntungkan

Sebarkan artikel ini
luthfi-yasin Jokowi Pilgub
Presiden ke-7 RI Jokowi saat menghadiri kampanye Luthfi-Yasin yang bertajuk “Doa Bersama untuk Jawa Tengah”, di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, hari Sabtu 23 November 2024 siang. (Fadia Haris/beritajateng.tv)

“Ini kan perubahan rezim ya, kenapa disebut rezim? Karena sudah lama berkuasa, mulai dari Pilgub yang pertama belum langsung, masih dipilih DPRD, sampai kemarin Pilgub langsung pertama kali tahun 2008, 2013, 2018, itu senantiasa dimenangkan PDIP,” beber Wahid.

Wahid berharap pergantian rezim yang ia sebut itu akan membawa perubahan besar.

“Karena dengan berubahnya struktur di eksekutif, dalam arti Gubernur dan Wakil Gubernur, ada perubahan kebijakan. Ini yang nanti salah satu kuncinya adalah bagaimana kemudian Pak Luthfi dan Gus Yasin bisa merangkul, kolaborasi, kerja sama dengan berbagai elemen, baik birokrasi yang memang jadi mesin pembangunan, parpol pengusung, termasuk dengan PDIP Jateng,” terangnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan PDIP masih harus tetap terjalin. Bagaimana pun, kata Wahid, PDIP tetap menjadi parpol pemenang Pileg di Jawa Tengah.

BACA JUGA: Sebut Hubungan Megawati dan Prabowo Terjalin Baik, Bambang Pacul Tak Lihat Ada Sinyal Gabung Pemerintahan

Ia pun menyoroti hubungan Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri yang masih terjalin dengan baik.

“Sehingga masih penting kolaborasi dengan PDIP, saya kira juga dinamika di pusat akan turut banyak memengaruhi. Kalau hubungan Bu Mega dan Pak Prabowo baik, mungkin akan harmonis di tingkat Jateng. Apalagi saya melihat anggota dewan dari PDIP adalah figur yang memang njawani, tentu keinginan untuk bergotong royong ada,” pungkas Wahid. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp