Olahraga

PSIS Semarang Kembali Kena Sanksi FIFA, Tiga Periode Transfer Tak Bisa Rekrut Pemain Baru

×

PSIS Semarang Kembali Kena Sanksi FIFA, Tiga Periode Transfer Tak Bisa Rekrut Pemain Baru

Sebarkan artikel ini
PSIS Cedera | Sanksi PSIS FIFA | PSIS Madura
Laga PSIS Semarang kontra Madura United di Stadion Jatidiri, Minggu, 16 Maret 2025 malam. (Foto: Instagram/@psisfcofficial)

SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang kembali masuk daftar klub yang terkena sanksi larangan registrasi pemain dari FIFA. Sanksi mulai berlaku sejak 2 April 2024.

Klub berjuluk Mahesa Jenar itu kini menghadapi hukuman berupa larangan menambah pemain baru selama tiga periode bursa transfer.

Hingga saat ini, FIFA belum menyampaikan alasan spesifik atas sanksi untuk PSIS tersebut. Namun, dugaan kuat mengarah pada persoalan tunggakan gaji pemain.

Salah satu yang menyuarakan hal ini ialah pemain asing Evandro Brandao asal Portugal. Ia menyatakan gajinya tertunggak lebih dari empat bulan.

BACA JUGA: Gaji Nunggak 4 Bulan Lebih, Evandro Brandao Umumkan Cabut dari PSIS Semarang

“Dalam hidup, bukan sekadar soal uang. Ini menyangkut nilai dan rasa hormat,” ujar Brandao melalui unggahan Instagram pada Kamis, 27 Maret 2025 lalu.

Pemain yang juga memiliki paspor Angola itu menyebut keputusan keluar dari PSIS terasa berat. Namun, menurutnya, situasi tersebut sudah tidak bisa ditoleransi.

Evandro juga menyampaikan keinginannya melanjutkan laporan ke FIFA. Ia berharap ada penyelesaian yang adil atas hak yang belum diberikan oleh manajemen PSIS.

“Saya kembali ke Portugal bersama keluarga. Tapi, proses hukum akan tetap jalan,” ucapnya.

BACA JUGA: Tak Ingin Kalah Lagi di Kandang, PSIS Semarang Siap Hadapi Persik Kediri 11 April Mendatang

PSIS Semarang pernah menghadapi situasi serupa pada akhir tahun 2024. Kala itu, permasalahan muncul akibat sengketa gaji dengan Flavio Beck Junior.

Setelah konflik selesai, sanksi FIFA akhirnya lepas dan klub kembali aktif dalam bursa transfer.

Kini, situasi memburuk kembali menghampiri PSIS. Klub harus menghadapi tiga jendela transfer tanpa kemampuan mendaftarkan pemain anyar. Kondisi ini diprediksi memengaruhi strategi tim untuk sisa kompetisi Liga 1 musim ini.

Para pendukung Mahesa Jenar tentu berharap manajemen segera menyelesaikan persoalan ini. Tanpa penyelesaian cepat, performa tim kemungkinan akan menurun tajam dalam beberapa bulan ke depan. (*)