Viral

Rencana Kuliah Timothy Anugerah Viral, Warganet Terharu: Tak Sempat Terwujud

×

Rencana Kuliah Timothy Anugerah Viral, Warganet Terharu: Tak Sempat Terwujud

Sebarkan artikel ini
timothy viral
Timothy Anugerah Saputra (22), mahasiswa di Bali yang diduga bunuh diri karena menjadi korban bullying. (X/@rzkdhl)

DENPASAR, beritajateng.tv – Rencana kuliah milik almarhum Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana (Unud), viral di media sosial. Warganet merasa terenyuh membaca catatan impian Timothy yang sederhana namun penuh semangat, mulai dari ingin mencari teman hingga membentuk organisasi sendiri.

Sayangnya, rencana itu tidak sempat ia jalani sepenuhnya. Timothy meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 4 Gedung FISIP Unud pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Rencana kuliah yang diduga ditulis sendiri oleh Timothy tersebut tersebar luas di berbagai platform, memicu empati dan dukungan moral dari masyarakat. Berikut isi lengkap rencana kuliah tersebut:

Rencana Kuliah Timothy Anugerah

Semester 1

  • Belajar keadaan sekeliling kuliah

  • Mengenalkan diri ke sesama rekan mahasiswa

BACA JUGA: Korban Bullying, Viral Mahasiswa di Bali Timothy Meninggal Dugaan Kuat Bunuh Diri

Semester 2 & 3

  • Mencari teman

  • Mengikuti organisasi kuliah

  • Mengikuti pertandingan

Semester 4

  • Mengikuti organisasi nonkuliah

Semester 5

  • Membentuk organisasi sendiri

Semester 6

  • Menjalankan organisasi sendiri

Semester 7

  • Menyelesaikan tugas akhir (skripsi, karya tulis ilmiah, dan lainnya)

BACA JUGA: Cara Asyik SMP Institut Indonesia Rayakan Hari Anak, Lomba Joget Balon hingga Edukasi Anti-Bullying

Catatan tersebut diyakini sebagai bentuk motivasi pribadi yang ia tulis sebagai target perjalanan akademiknya di Unud. Warganet menyebut rencana itu sebagai “daftar mimpi kecil yang tak sempat diraih”, karena Timothy sudah berada di semester 7, namun harus pergi sebelum menyelesaikannya.

Kronologi dan Dugaan Perundungan

Polisi memastikan bahwa Timothy jatuh dari lantai 4, bukan lantai 2 sebagaimana kabar awal yang beredar. Ia sempat dilarikan ke RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah), namun nyawanya tidak tertolong.

Pasca-kejadian, publik terkejut dengan beredarnya bukti dugaan perundungan (bullying) berupa tangkapan layar percakapan grup dan unggahan yang menyudutkan Timothy. Dugaan ini kini menjadi sorotan luas, memicu seruan keadilan dari warganet dan pemerhati pendidikan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp