SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menyalurkan santunan tunai kepada 4.142 anak yatim piatu. Bantuan tersebut harapannya dapat meringankan beban keluarga pengasuh sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan anak-anak.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Semarang, Asep Mulyana, mengatakan awalnya terdapat 5.000 usulan calon penerima yang masuk sejak tahun lalu.
Setelah melalui proses verifikasi bersama pemerintah desa dan kelurahan serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), sebanyak 4.142 anak dinyatakan memenuhi syarat menerima santunan.
Sementara itu, 484 usulan lainnya di nyatakan tidak memenuhi syarat karena penerima telah pindah domisili, meninggal dunia, atau sudah memperoleh bantuan serupa dari instansi lain.
“Setiap anak menerima santunan sebesar Rp500 ribu. Sehingga total anggaran yang disiapkan mencapai Rp2,071 miliar,” ujar Asep di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat, 19 Juni 2026.
BACA JUGA: Marak Demo Ricuh, Bupati Semarang Ngesti Nugraha Ajak Warga Tangkis Berita Tak Benar
Ia menjelaskan, penyaluran santunan akan berlangsung secara bertahap di seluruh kecamatan mulai pekan depan. Khusus Kecamatan Ungaran Barat dan Ungaran Timur, bantuan telah di serahkan lebih dahulu.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengajak seluruh camat, kepala desa, dan lurah untuk terus menggerakkan kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yatim piatu. Khususnya mereka yang di asuh oleh keluarga atau kerabat di luar panti asuhan maupun lembaga kesejahteraan sosial.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim piatu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Kita semua harus ikut bertanggung jawab menjadikan anak-anak yatim piatu menjadi generasi yang saleh, salehah, dan bermanfaat di masa depan,” tegasnya.
BACA JUGA: Hari Pertama Kerja Usai Lebaran 59 ASN Pemkab Semarang Absen, Ini Penjelasan Ngesti Nugraha
Ngesti berharap bantuan yang Pemkab Semarang berikan ini dapat menjadi penyemangat bagi para penerima. Sekaligus menginspirasi berbagai pihak untuk terus mengembangkan kegiatan sosial serupa.
“Semoga bantuan ini menjadi pemantik semangat sekaligus menginspirasi para pemangku kepentingan untuk melaksanakan kegiatan sosial yang sama,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





